Infobenua.com Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) diminta tidak kehilangan arah pembangunan meski menghadapi potensi pemangkasan anggaran dari pusat.
Hal ini disampaikan Wakil Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Reza Pahlevi, yang menegaskan perlunya penyesuaian program agar pembangunan tetap berjalan efektif.
“Pemangkasan anggaran ini pasti berdampak pada sejumlah program strategis. Karena itu, Komisi III sudah melakukan rapat dengar pendapat dengan Dinas PUPR untuk memetakan kembali kegiatan yang akan dijalankan pada 2026,” ujar Reza.
Ia menjelaskan, DPRD masih menunggu kepastian besaran pemotongan anggaran, apakah akan mencapai 50 persen bahkan hingga 75 persen.
Namun, apapun hasilnya, menurut Reza, kekuatan fiskal daerah harus menjadi penopang agar infrastruktur dan sektor lain tetap bergerak.
“Kami mendorong pemerintah provinsi menyesuaikan program berdasarkan urgensi dan skala prioritas. Kegiatan yang tidak terlalu mendesak bisa ditunda, sementara program penting yang sejalan dengan visi gubernur harus tetap dijalankan,” tegasnya.
Lebih jauh, Reza menekankan pentingnya koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD). Dengan begitu, daftar kegiatan yang dijalankan benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat dan tetap fokus pada pembangunan strategis.(adv/red/dani)


















Users Today : 261
Total Users : 1365675
Views Today : 1418
Total views : 6604127