Teks foto:Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Ismail Latisi, bersama Tim Pansus LKPJ Wali Kota Samarinda TA 2025 saat kunjungan ke Perumdam Tirta Kencana
Infobenua.com Samarinda— DPRD Kota Samarinda mencatat masih adanya persoalan distribusi air bersih dan layanan pelanggan saat kunjungan Panitia Khusus (Pansus) LKPJ 2025 ke Perumdam Tirta Kencana Samarinda, Selasa (28/4/2026).
Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Ismail Latisi, mengatakan sejumlah wilayah mulai merasakan manfaat pembangunan jaringan air bersih, seperti di RT 18 dan RT 30. Namun, pemerataan layanan dinilai masih menjadi pekerjaan rumah.
“Sudah ada wilayah yang terlayani seperti RT 18 dan RT 30. Tapi ke depan harus lebih merata, apalagi ada dukungan pokok-pokok pikiran dewan,” ujarnya.
Ia mengungkapkan masih adanya keluhan warga terkait distribusi yang belum menjangkau seluruh kawasan. Di beberapa titik, air disebut sudah mencapai penampungan, tetapi warga di sekitarnya belum mendapatkan layanan.
“Air sudah sampai di ujung, bahkan penampungan ada di atas, tapi warga sekitar belum dapat. Padahal lahannya digunakan untuk fasilitas itu,” katanya.
Kondisi tersebut memicu kekecewaan warga karena wilayahnya terlewati meski menjadi lokasi infrastruktur. Beberapa kawasan seperti Sidodamai disebut telah terlayani, sementara Sido Mulyo masih belum tersentuh jaringan.
Selain itu, distribusi ke wilayah perbukitan seperti Gunung Manggah dan Gunung Sari juga menghadapi kendala teknis, terutama terkait tekanan air yang berisiko merusak jaringan pipa.
Meski demikian, Ismail menegaskan target layanan 100 persen pada 2029 harus tetap dicapai, termasuk untuk wilayah dengan kondisi geografis sulit.
“Wilayah perbukitan tetap harus dicarikan solusi. Ini perlu langkah konkret,” tegasnya.
Di sisi lain, DPRD juga mencatat aspek pelayanan pelanggan yang perlu diperbaiki. Salah satunya terkait fasilitas antrean pembayaran di wilayah Samarinda Seberang yang dinilai belum memadai.
“Pelanggan masih harus antre di luar ruangan. Kalau cuaca panas tentu tidak nyaman. Ini perlu perhatian,” ujarnya.
DPRD tetap mengapresiasi upaya Perumdam dalam meningkatkan layanan, namun meminta perbaikan berkelanjutan, baik dari sisi pemerataan distribusi maupun kenyamanan pelayanan.
“Secara umum sudah ada peningkatan, tapi kualitas layanan harus terus ditingkatkan,” tutupnya.
Penulis: Penulis | Editor: Eka Mandiri



















Users Today : 863
Total Users : 1278651
Views Today : 1852
Total views : 6311135