InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Didampingi BI, Kampung Organik Brenjonk Sukses Masuk Supermarket Modern

by Irwan Balikpapan
Sabtu, 23 Mei 2026, 0:41
in Jawa Bali
Bagikan

Mojokerto – Udara sejuk langsung terasa saat rombongan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Balikpapan bersama para wartawan tiba di Kampung Organik Brenjonk, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Jumat (22/5/2026).

Usai mengunjungi Desa Wisata Ketapanrame, perjalanan dilanjutkan ke kawasan wisata edukasi pertanian organik yang kini berkembang menjadi salah satu model pemberdayaan desa di Jawa Timur.

Hamparan lahan hijau seluas sekitar lima hektare menyambut para pengunjung. Di kawasan lereng pegunungan itu, wisatawan tak hanya menikmati panorama alam, tetapi juga belajar langsung tentang sistem pertanian organik berbasis masyarakat.Inisiator Kampung Organik Brenjonk, Slamet, mengatakan komunitas yang dibangunnya tidak sekadar fokus pada hasil panen. Menurutnya, Brenjonk membangun ekosistem ekonomi desa mulai dari budidaya hingga pemasaran produk.

“Kami membangun sistem dari hulu sampai hilir. Petani tidak hanya menanam, tapi juga belajar mengolah dan memasarkan produk,” kata Slamet.

Komunitas Brenjonk melibatkan warga dari sejumlah desa di kawasan Trawas. Sebagian besar anggotanya merupakan ibu rumah tangga yang mendapatkan pelatihan pertanian organik hingga sertifikasi produk.

Kini hasil pertanian mereka berhasil masuk ke pasar retail modern seperti Super Indo, Ranch Market, Papaya, hingga Lai-Lai.

“Tujuan kami bagaimana produk petani kecil, terutama ibu-ibu desa, bisa masuk pasar premium,” ujarnya.

Beragam produk organik dikembangkan di kawasan tersebut, mulai dari sayuran hingga beras organik premium. Menurut Slamet, produk organik memiliki nilai jual lebih tinggi dibanding pertanian konvensional.

“Bayam organik setelah dikemas premium bisa dijual Rp25 ribu per kilogram. Padahal harga biasa sekitar Rp6 ribu,” jelasnya.

Selain itu, beras putih organik dijual sekitar Rp17 ribu per kilogram, beras merah Rp25 ribu, dan beras hitam mencapai Rp30 ribu per kilogram.

Pendampingan Bank Indonesia Jawa Timur sejak 2018 disebut menjadi salah satu faktor penting dalam pengembangan Brenjonk. Selama lima tahun, BI mendukung sekolah lapang pertanian organik, penguatan kelembagaan petani, hingga edukasi sertifikasi.

“Bank Indonesia tidak hanya membantu fasilitas, tapi juga membangun kualitas SDM kami,” tutur Slamet.

Tak hanya berdampak pada ekonomi warga, sistem pertanian organik di Brenjonk juga dinilai lebih ramah lingkungan dan tahan terhadap perubahan iklim.

Jerami sisa panen tidak dibakar, melainkan diolah kembali menjadi kompos. Limbah ternak pun dimanfaatkan sebagai pupuk organik dan mikroba hayati untuk menjaga kesuburan tanah.

“Kalau tanah sehat, biaya produksi makin murah dan air juga tetap terjaga,” katanya.

Kini Brenjonk juga berkembang menjadi destinasi wisata edukasi berbasis pertanian. Wisata petik sayur, kuliner organik, hingga hamparan persawahan menjadi daya tarik bagi pengunjung.

Dalam sebulan, kawasan tersebut mampu menarik sekitar 8.500 pengunjung dengan perputaran ekonomi kuliner mencapai Rp300 juta.

“Kalau kelompok tani kecil ini kuat, ekonomi desa akan bertahan dalam situasi apa pun,” pungkas Slamet.

Penulis: Irwanto

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Warga Muara Badak Resahkan Rehabilitasi Jembatan Sambera yang Dinilai Tak Sesuai Spesifikasi

Kamis, 24 Februari 2022, 21:32
Tambang Diduga Koridor di Siluq Ngurai , Minta Aparat Eksekusi

Tambang Diduga Koridor di Siluq Ngurai , Minta Aparat Eksekusi

Kamis, 9 Juni 2022, 23:48
H. Sigit Alfian Nahkodai SIJAKA di Kota Bontang Berikut Harapannya

H. Sigit Alfian Nahkodai SIJAKA di Kota Bontang Berikut Harapannya

Jumat, 1 April 2022, 10:02
Persiapan Pelantikan KMB Kaltim 2022, KMB Kaltim akan Meningkatkan Eksistensi, Gerakan, Elektabilitas Organisasi, Serta Mampu Mengabdi untuk Masyarakat

Persiapan Pelantikan KMB Kaltim 2022, KMB Kaltim akan Meningkatkan Eksistensi, Gerakan, Elektabilitas Organisasi, Serta Mampu Mengabdi untuk Masyarakat

Rabu, 9 Maret 2022, 22:17
Danlanud Dhomber Balikpapan Dedy Susanto Pamitan, Kepada Anggota DPRD Balikpapan

Danlanud Dhomber Balikpapan Dedy Susanto Pamitan, Kepada Anggota DPRD Balikpapan

0
Ketua DPRD Balikpapan Belum Terima Nama Dari Fraksi Untuk Perubahan AKD

Ketua DPRD Balikpapan Belum Terima Nama Dari Fraksi Untuk Perubahan AKD

0
DPRD Balikpapan Akan Melakukan Perombakan AKD

DPRD Balikpapan Akan Melakukan Perombakan AKD

0
HUT Kota Samarinda ke-354 dan HUT Pemkot Samarinda ke-62, Pemkot Melakukan Penghijauan di sungai Karang mumus

HUT Kota Samarinda ke-354 dan HUT Pemkot Samarinda ke-62, Pemkot Melakukan Penghijauan di sungai Karang mumus

0
Didampingi BI, Kampung Organik Brenjonk Sukses Masuk Supermarket Modern

Didampingi BI, Kampung Organik Brenjonk Sukses Masuk Supermarket Modern

Sabtu, 23 Mei 2026, 0:41
Desa Ketapanrame Raup Laba Rp4 Miliar dari Wisata Berbasis Gotong Royong

Desa Ketapanrame Raup Laba Rp4 Miliar dari Wisata Berbasis Gotong Royong

Jumat, 22 Mei 2026, 13:42
Anggaran Terbatas, Pemkot Samarinda Arahkan Pengusaha Angkot Lakukan Peremajaan Armada

Anggaran Terbatas, Pemkot Samarinda Arahkan Pengusaha Angkot Lakukan Peremajaan Armada

Jumat, 22 Mei 2026, 7:35
Aksi Unjuk Rasa di Samarinda Berakhir Damai, 1.290 Personel Diterjunkan

Aksi Unjuk Rasa di Samarinda Berakhir Damai, 1.290 Personel Diterjunkan

Jumat, 22 Mei 2026, 7:34

Infobenua.com TVChannel

Statistik Pengunjung

1304283
Users Today : 856
Total Users : 1304283
Views Today : 2701
Total views : 6393122
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Copyright © 2017-2025 InfoBenua.com