Teks foto : Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji saat memimpin upacara Hari Lahir Pancasila
Infobenua.com Samarinda —Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji menegaskan Pancasila tidak boleh hanya menjadi simbol atau slogan seremonial, tetapi harus diwujudkan melalui pemerataan kesejahteraan masyarakat.
Pernyataan itu disampaikan Seno usai memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Kantor Gubernur Kalimantan Timur, Jalan Gajah Mada, Samarinda, Senin (1/6/2026).
Menurutnya, kekuatan Pancasila selama ini menjadi penopang utama keutuhan bangsa di tengah keberagaman suku, agama, dan budaya di Indonesia, termasuk di Kalimantan Timur.
“Kita bersyukur sampai hari ini kesaktian Pancasila masih ada di tanah air. Kita berharap Pancasila tetap menjadi pondasi utama kita ke depan sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita jaga baik-baik,” ujar Seno.
Ia mengatakan, implementasi nilai Pancasila harus tercermin dalam kehidupan sosial hingga pembangunan daerah. Tidak hanya menjaga persatuan, pemerintah juga dituntut memastikan masyarakat benar-benar merasakan dampak pembangunan.
Seno menilai, tantangan terbesar saat ini bukan lagi menjaga simbol persatuan semata, melainkan menghadirkan keadilan sosial dan kesejahteraan yang merata bagi masyarakat.
Hal itu, kata dia, masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah daerah karena masih terdapat masyarakat yang belum sepenuhnya menikmati kesejahteraan.
Kondisi tersebut tercermin dari capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalimantan Timur tahun 2025 yang berada di angka 79,39.
“Kita harus akui masih ada beberapa masyarakat yang belum sejahtera yang dilihat dari IPM-nya. Untuk itu pemerintah hadir di masyarakat agar masyarakatnya dapat sejahtera semuanya,” katanya.
Ia menambahkan, penguatan nilai-nilai Pancasila di Kaltim terus dilakukan melalui peran Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) dalam menjaga harmonisasi antar suku dan etnis di daerah.
Selain menjaga kerukunan masyarakat, Pemprov Kaltim juga menargetkan pembangunan daerah berjalan seiring dengan upaya memperkuat kedaulatan, kesehatan masyarakat, dan kemajuan daerah.
“Kita juga harus memastikan bahwa Kaltim berdaulat, Kaltim sehat, Kaltim maju, dan tetap menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegasnya.
Penulis: Frida |Editor: Eka Mandiri



















Users Today : 1665
Total Users : 1317945
Views Today : 2759
Total views : 6429403