Infobenua.com-Samarinda: Di tengah hutan lebat Kalimantan Timur, rotan tumbuh subur sebagai bahan alami yang memiliki peran besar dalam kehidupan masyarakat suku Dayak. Selain kaya akan kegunaan praktis, rotan juga menyimpan nilai budaya yang sangat dihargai. Salah satu hasil karya seni yang paling dikenal adalah kerajinan anyaman rotan, yang hingga kini tetap menjadi simbol kearifan lokal dan keberlanjutan budaya Dayak.
Tradisi menganyam rotan sudah ada sejak zaman nenek moyang, dan sampai sekarang, kerajinan ini tetap eksis dalam kehidupan masyarakat Dayak. Rotan, dengan sifatnya yang fleksibel dan tahan lama, dimanfaatkan untuk membuat berbagai produk mulai dari tas hingga tikar, bahkan peralatan rumah tangga. Tak hanya memenuhi kebutuhan sehari-hari, produk anyaman rotan ini juga kerap dihargai karena nilai seni dan keindahan yang terkandung di dalamnya.
Salah satu karya yang menonjol dalam kerajinan anyaman rotan adalah anjat, tas punggung tradisional khas suku Dayak Kenyah Bakung. Anjat, yang memiliki bentuk tabung besar, digunakan oleh pria untuk membawa barang-barang ketika bepergian atau berburu, sementara wanita memanfaatkannya untuk menyimpan pakaian dan bahan makanan saat berkebun.
Kepraktisan anjat tak terlepas dari keterampilan tinggi yang dimiliki para pengrajin dalam memilih dan mengolah rotan menjadi produk yang awet dan fungsional.
Di era modern, kerajinan anyaman rotan tidak hanya berperan dalam kehidupan sehari-hari, tetapi juga telah berkembang menjadi produk seni yang mendunia. Pasar seni mulai melirik keunikan produk-produk rotan ini, dengan banyak kolektor dan wisatawan yang tertarik untuk membawa pulang souvenir khas Kalimantan Timur.
Hal ini tentu saja memberikan dampak positif bagi industri kreatif di daerah tersebut, membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat, serta mendongkrak pariwisata.
Seiring dengan berkembangnya industri kreatif, kerajinan anyaman rotan menjadi semakin bernilai, tidak hanya dari sisi ekonomi tetapi juga sebagai bentuk pelestarian budaya. Pelestarian tradisi ini diharapkan dapat terus dijaga oleh generasi muda, serta menjadi salah satu elemen penting dalam mendorong perekonomian Kalimantan Timur ke depan.
Dengan kreativitas yang terus berkembang, kerajinan rotan memiliki potensi besar untuk memberikan kontribusi lebih dalam ekonomi daerah, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia ke dunia internasional. (ADV/Dispar/Fr).

















Users Today : 2202
Total Users : 1315991
Views Today : 3578
Total views : 6426090