InfoBenua.Com.BONTANG.Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi badai El Nino akan menyerang Indonesia. Sebab itu, Ketua Komisi III DRPD Amir Tosina meminta kepada pemkot untuk memastikan pasokan pangan aman. Berdasarkan BMKG puncak El Nino akan berlangsung di Agustus dan September.
“Harus ada strategi antisipasi jika ini terjadi maka pasokan pangan untuk Bontang aman,” terangnya, Sabtu (12/8/2023).
Pasalnya Bontang sangat bergantung daerah lain untuk pasokan pangan. Jika produksi menurun sementara permintaan naik maka akan berdampak kepada harga di pasaran. Sesuai dengan teori hukum ekonomi. Apalagi saat ini Bontang belum memiliki gudang pangan.
“Sebab itu rencana pemkot untuk membangun gudang pangan ini merupakan langkah tepat. Sebab jika ada situasi emergency maka stok pangan masih bisa tercover,” sebutnya.
Badai El Nino diketahui merupakan suatu fenomena pemanasan suhu muka laut diatas kondisi normalnya yang terjadi di Samudera Pasifik bagian tengah. Kondisinya tersebut kemudian diketahui dapat meningkatkan pertumbuhan awan di Samudera Pasifik dan mengurangi curah hujan di wilayah Indonesia.
Kepala BMKG RI, Dwikorita Karnawati mengungkapkan bahwa Badai El Nino diprediksi pada intensitas lemah hingga moderat. Sehingga dikhawatirkan akan berdampak pada ketersediaan air atau kekeringan serta produktifitas pangan atau ketahanan pangan di Indonesia. Disamping itu, Dwikorita menghimbau kepada masyarakat untuk terus menjaga lingkungan, tata kelola air dan dapat beradaptasi terhadap pola tanah serta selalu memonitor informasi cuaca dari BMKG.(ADV /red)


















Users Today : 149
Total Users : 1442969
Views Today : 400
Total views : 6778209