InfoBenua.Com.Samarinda: Yayasan Lembaga Advokasi dan Rehabilitasi Sosial (LARAS) Foundation telah berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial Samarinda untuk mempercepat penanganan Tuberkulosis (TBC).
Dalam sebuah konferensi pers bersama DPRD, Komunitas, dan Layanan Swasta, pihak terkait menyoroti stigma negatif dan ketakutan masyarakat terhadap TBC, yang menjadi kendala utama dalam penanggulangan penyakit ini.
Penyakit TBC, meskipun telah menjadi perhatian serius pemerintah, masih menimbulkan masalah yang sulit diatasi. Dalam Konferensi Pers Statemen Bersama, Pengelola Program TBC Dinkes Samarinda, Baharuddin, menyampaikan bahwa slogan “Toss TBS” atau “Temukan TBC, Obati Sampai Sembuh” masih belum mencapai sasaran maksimal.
Salah satu alasan utama adalah ketakutan dan keengganan masyarakat untuk mencari pengobatan, didorong oleh stigma negatif terhadap TBC.
“Penderita seringkali menyembunyikan kondisinya, takut akan pemutusan hubungan sosial, dan menganggap pengobatan hanya akan menyebabkan biaya tanpa hasil,” ungkapnya (15/12/2023).
Menurut Baharuddin, perlu adanya pemahaman bahwa stigma ini tidak selalu benar. Pengobatan yang tepat dapat menyembuhkan TBC, dan pemerintah telah berkomitmen untuk memberikan pengobatan gratis selama enam bulan, termasuk pemantauan rutin.
“Data Global TB Report tahun 2022 menunjukkan bahwa Indonesia menduduki peringkat kedua dengan jumlah penderita TBC terbanyak di dunia,” imbuhnya.
Baharuddin menyampaikan keprihatinannya terhadap angka tersebut, sambil menekankan bahwa penanganan TBC memerlukan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.
Dalam upayanya untuk mengatasi masalah ini, Baharuddin meminta dukungan media untuk menyebarkan informasi terkait penanganan dan pengobatan TBC. Dengan harapan agar masyarakat dapat lebih sadar, tidak terpengaruh oleh stigma negatif, dan mencari pengobatan dengan lebih cepat.
“Melalui kolaborasi antara LARAS Foundation, pemerintah, dan dukungan aktif masyarakat, diharapkan perang melawan TBC dapat dimenangkan, dan Indonesia bisa bebas dari beban penyakit ini,” tutupnya.
Penulis Frida l editor eka mandiri



















Users Today : 1180
Total Users : 1367418
Views Today : 4899
Total views : 6612542