InfoBenua.Com.Samarinda: Wakil Ketua Komisi III DPRD Kaltim Syafruddin, mengkritisi tidak adanya langkah serius Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dalam mengembangkan dan mengelola sektor pariwisata.
Hal ini diungkapkan Syafruddin karena tidak adanya kegiatan riil pengelolaan infrastruktur penunjang pariwisata seperti jalan, jembatan dan sebagainya.
Padahal menurutnya ketika sektor pariwisata dikelola dengan serius maka akan berpotensi meningkatkan PAD dan menjadi peluang bagi Kaltim.
“Lihat saja lima tahun kepemimpinan Isran Noor-Hadi Mulyadi nggak ada memberikan perhatian khusus pariwisata padahal habisnya batu bara, habis minyak itu semua kan sumber alternatifnya pariwisata,” tegasnya Rabu (2/11/2023).
Menurut politisi senior PKB tersebut Pemerintah Provinsi melalui Dinas Pariwisata perlu memikirkan dan menyiapkan solusi alternatif untuk menunjang sumber-sumber pendapatan Daerah.
“Khusus Dinas Pariwisata harus ada kesungguhan jadi ketika habisnya batu bara, minyak, kayu, ya pariwisata menjadi salah satu sumber pendapatan yang sangat potensial, tapi sepanjang dikelola, sepanjang dibangun secara serius dan sungguh-sungguh,” terangnya.
Syafruddin membeberkan bahwa anggaran untuk pembangunan sektor pariwisata cukup memadai sehingga perlu dimaksimalkan dengan baik.
Ia pun menekankan agar ke depan pemerintah lebih serius dan sungguh-sungguh untuk membangun (dan) mengembangkan sektor pariwisata sebagai sumber pendapatan asli daerah yang alternatif.
“Ya kan kaltim ini memiliki modal kawasan yang bisa kelola, bisa dijadikan wisata yang menarik tapi tidak diseriusi,” tutupnya.
Penulis Frida l editor eka mandiri


















Users Today : 874
Total Users : 1263063
Views Today : 2954
Total views : 6266930