SAMARINDA – Wacana membuat program pembinaan usia dini bagi atlet binaraga dan fitness di Sekolah Khusus Olahraga Internasional (SKOI) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mendapatkan dukungan dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim. Jika program itu diwujudkan, maka selayaknya anggaran SKOI ditingkatkan.
Hal itu disampaikan Muhammad Masturi Akbar Tapipullah, Kepala Bidang (Kabid) Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga (PPO) Kaltim kepada media ini usai menghadiri pembukaan Seleksi Provinsi (Selekprov) cabor binaraga dan fitness di Aula Kantor Dispora Kaltim, jalan KH Wahid Hasim, Sempaja Selatan, Samarinda, Minggu (18/06/2023).
“Kami tetap akan mendukung apa lagi ide itu, mereka maunya cabor binaraga dan fitness ini ada dari usia dini dan usia pelajar dan perlu banyak diskusi lagi karena kita harus menitipkan kepada yang membina khususnya SKOI tidak bisa serta merta melepas begitu saja yang jelas peran serta SKOI itu sangat dominan,” ujar Tapip, sapaan akrabnya.
Kabid PPO berharap ada penambahan anggaran untuk SKOI jika cabor binaraga dan fitness ini ingin ada program pembinaan usia dini. SKOI Kaltim sendiri hingga saat ini telah banyak membina atlet berprestasi. “Harapan saya ditambah anggarannya yang sudah ada, kita lihat sendiri SKOI peran sertanya banyak untuk prestasi olahraga,” kata Tapip.
Keberadaan SKOI, lanjut dia, harus diakui turut mengharumkan nama daerah karena banyak atlet binaan SKOI yang sering mendapatkan prestasi di berbagai ajang kejuaraan. “Jika tidak ada SKOI, maka prestasi olahraga kita akan mengalami penurunan. Kita lihat sendiri saat menjadi tuan rumah kita juara tiga, terus juara lima, dan kemarin kita PON (Pekan Olahraga Nasional, red) di Papua peringkat tujuh, harus dari sekarang kita mempersiapkan atlet regenerasi,” tutup Tapip. []
Penulis: Guntur Riyadi | Penyunting: Hadi Purnomo




















Users Today : 837
Total Users : 1364508
Views Today : 12653
Total views : 6589190