Infobenua.com, Doha – Pemerintah Qatar meningkatkan komunikasi diplomatik dengan sejumlah negara di Timur Tengah menyusul meningkatnya ketegangan militer antara Amerika Serikat dan Iran. Langkah tersebut dilakukan melalui serangkaian pembicaraan telepon dengan para menteri luar negeri dari Arab Saudi, Oman, Turki, dan Uni Emirat Arab guna membahas perkembangan situasi keamanan di kawasan.
Mengutip parstoday.ir, Kementerian Luar Negeri Qatar pada Kamis (9/7) menyatakan bahwa Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Qatar, Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, melakukan konsultasi intensif dengan para pejabat tinggi negara-negara kawasan sebagai bagian dari upaya merespons dinamika terbaru di Timur Tengah.
Dalam pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri Arab Saudi, kedua pihak membahas dampak meningkatnya ketegangan militer antara Washington dan Teheran. Qatar menekankan pentingnya seluruh pihak mengedepankan dialog dan penyelesaian melalui jalur diplomatik guna mencegah konflik semakin meluas.
Komunikasi serupa juga dilakukan dengan Menteri Luar Negeri Oman. Dalam percakapan tersebut, kedua negara bertukar pandangan mengenai konsekuensi dari meningkatnya eskalasi antara Amerika Serikat dan Iran.
Menurut Kementerian Luar Negeri Qatar, Mohammed bin Abdulrahman Al Thani kembali menegaskan dukungan Doha terhadap berbagai inisiatif yang bertujuan meredakan ketegangan dan mencegah krisis berkembang menjadi konflik yang lebih luas.
Selain itu, Perdana Menteri Qatar juga menerima panggilan telepon dari Menteri Luar Negeri Turki. Kedua pejabat membahas perkembangan terkini terkait situasi keamanan regional serta meningkatnya ketegangan militer antara kedua negara yang berseteru.
Rangkaian konsultasi diplomatik tersebut ditutup dengan pembicaraan antara Menteri Luar Negeri Uni Emirat Arab dan Perdana Menteri Qatar. Kedua pihak saling bertukar pandangan mengenai dampak eskalasi hubungan antara Teheran dan Washington terhadap stabilitas kawasan.
Pemerintah Qatar menyebut komunikasi diplomatik tersebut merupakan bagian dari upaya negara-negara di kawasan untuk memperkuat koordinasi politik dan mendorong penyelesaian damai, di tengah meningkatnya kekhawatiran bahwa konflik antara Amerika Serikat dan Iran dapat memicu dampak keamanan yang lebih luas di Timur Tengah. (*)

















Users Today : 1078
Total Users : 1367316
Views Today : 4364
Total views : 6612007