Foto : TPA Sambutan
Infobenua.com, Samarinda – Rencana pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PISEL) di TPA Sambutan mulai memasuki tahap persiapan. Pemerintah Kota Samarinda kini fokus menyiapkan berbagai kebutuhan infrastruktur dasar guna mendukung proyek yang ditargetkan mulai dibangun pada 2027 tersebut.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda, Suwarso menyebut, pembangunan fasilitas itu nantinya sepenuhnya didukung pemerintah pusat melalui Danantara. Sementara pemerintah daerah mengambil peran dalam memastikan kesiapan lokasi hingga sarana penunjang di lapangan.
“Untuk pembangunan proyek sendiri sepenuhnya akan didukung pihak pusat melalui Danantara. Daerah menyiapkan lokasi, akses jalan, dan sumber air,” ujarnya.
Menurutnya, sebelum proyek berjalan, tim gabungan dari Kementerian Koordinator Pangan, Kementerian Lingkungan Hidup, Kemendagri, Danantara, serta PLN Pusat telah melakukan verifikasi langsung ke kawasan TPA Sambutan.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan Samarinda dalam mendukung pembangunan PLTSa, termasuk mengecek kondisi lahan dan infrastruktur pendukung lainnya.
Dalam proses verifikasi itu, salah satu hal yang menjadi perhatian ialah kebutuhan tambahan lahan sekitar dua hektare yang nantinya akan dimanfaatkan untuk pengolahan fly ash dan bottom ash atau limbah sisa pembakaran sampah.
Namun Suwarso memastikan kebutuhan lahan tambahan tersebut masih dapat dipenuhi karena area TPA Sambutan memiliki luas sekitar 13 hektare.
“Awalnya lahan yang disiapkan sekitar 10 hektare, tetapi setelah dihitung, fasilitas inti hanya membutuhkan sekitar lima hektare. Jadi tambahan dua hektare itu masih masuk dalam area yang sudah disiapkan,” jelasnya.
Ia juga menerangkan, hasil pengolahan fly ash dan bottom ash nantinya tidak hanya menjadi limbah akhir, tetapi masih dapat dimanfaatkan kembali menjadi produk bernilai guna seperti paving block dan material bangunan lainnya.
Selain persoalan lahan, pemerintah daerah juga diminta memastikan kesiapan akses jalan menuju lokasi proyek serta ketersediaan sumber air yang dibutuhkan dalam proses pengolahan sampah menjadi energi listrik.
Tak hanya itu, Pemkot Samarinda juga akan berperan dalam memfasilitasi komunikasi dengan masyarakat apabila nantinya terdapat jaringan atau infrastruktur proyek yang melintasi kawasan permukiman warga.
Melalui berbagai persiapan tersebut, Pemkot Samarinda berharap proyek PLTSa di TPA Sambutan dapat berjalan sesuai rencana dan menjadikan Samarinda sebagai salah satu daerah prioritas nasional dalam pengembangan energi berbasis pengolahan sampah.
Penulis : Nurfa | Editor: Redaksi




















Users Today : 596
Total Users : 1293856
Views Today : 1943
Total views : 6359427