InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
No Result
View All Result

by Eka Mandiri
Senin, 3 Agustus 2026, 20:15
in Berita, Diskominfo Samarinda, Samarinda
Bagikan

Teks foto: Wali kota Samarinda Andi Harun

Infobenua.com.Samarinda —Wali Kota Samarinda Andi Harun mengingatkan perjuangan pemerintah daerah untuk meminta tambahan Transfer ke Daerah (TKD) kepada pemerintah pusat tidak boleh dibangun dengan retorika politik.

Menurutnya, usulan daerah hanya akan mendapat perhatian jika disertai data, analisis, dan kajian teknokratik yang dapat dipertanggungjawabkan.

Pernyataan itu disampaikan Andi Harun saat menanggapi rencana seluruh kepala daerah di Kalimantan Timur bertemu Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyusul proyeksi penurunan kapasitas fiskal daerah. Ia mengaku siap ikut dalam agenda tersebut, namun menegaskan pendekatan yang digunakan harus berbasis fakta.

“Kalau didukung oleh naskah akademik secara teknokratik, saya ikut bersama-sama. Tapi kalau menggunakan narasi perlawanan, diksi itu tidak bijaksana. Karena kita ini satu pemerintahan dari pusat sampai daerah,” kata Andi usai Rapat Koordinasi Pengelolaan Keuangan Daerah di Kantor Gubernur Kaltim, Senin (3/8/2026).

Andi menilai pemerintah pusat tidak akan mengambil keputusan hanya karena adanya tekanan politik dari daerah.

Menurutnya, yang dibutuhkan adalah bukti bahwa kemampuan fiskal daerah memang belum mampu menutup kebutuhan pelayanan dasar dan pembangunan.

“Kalau hanya datang dan bersuara secara narasi politik, saya tidak ikut,” tegasnya.

Ia mengatakan setiap usulan tambahan TKD harus dibangun di atas potret nyata kondisi APBD. Daerah, kata dia, harus mampu menunjukkan bahwa anggaran yang tersedia telah diarahkan untuk kebutuhan prioritas, tetapi masih belum mencukupi.

“Kalau kita mampu menghadirkan potret APBD kita, bahwa kita sudah belanja untuk hal-hal prioritas tetapi memang belum cukup, dan itu didukung dokumen teknokratik, itulah yang akan didengarkan pemerintah pusat,” ujarnya.

Menurut Andi, pemerintah pusat juga memiliki mekanisme untuk mengevaluasi pengelolaan anggaran setiap daerah. Karena itu, tidak semua permintaan tambahan anggaran otomatis akan dikabulkan.

Ia menyinggung pernyataan Menteri Dalam Negeri yang akan mengevaluasi daerah-daerah yang mengaku kesulitan membiayai kebutuhan dasar, mulai dari belanja pegawai hingga pelayanan publik.

“Jangan menganggap pemerintah pusat tidak mengevaluasi kita. Bisa saja ada daerah yang mengeluh APBD-nya kurang, tetapi sebenarnya persoalannya karena kualitas belanjanya belum diarahkan pada prioritas pelayanan publik,” katanya.

Di sisi lain, Andi mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur yang mempertemukan seluruh kepala daerah dalam rapat koordinasi membahas kondisi fiskal.

Ia mengatakan forum tersebut menjadi momentum penting untuk menyamakan langkah menghadapi penurunan transfer dari pemerintah pusat.

Ia bahkan mengusulkan agar rapat koordinasi serupa digelar secara berkala dengan pembahasan yang lebih spesifik, mulai dari penguatan pendapatan asli daerah (PAD), pengelolaan keuangan, hingga pembangunan infrastruktur.

“Kalau bisa rakor secara tematik dilakukan tiap bulan. Dengan sinergi antara provinsi, kabupaten, dan kota, tantangan yang kita hadapi bisa diatasi bersama,” ucapnya.

Namun, Andi mengingatkan agar setiap rapat koordinasi tidak berhenti pada pembahasan semata.

Ia meminta forum tersebut harus menghasilkan keputusan dan langkah konkret yang dapat diperjuangkan bersama di hadapan pemerintah pusat.

Ia meyakini peluang daerah memperoleh tambahan dukungan fiskal akan lebih besar apabila seluruh usulan disusun berdasarkan data yang kuat, bukan sekadar penyampaian aspirasi.

“Kalau data kita kuat, mungkin satu jam saja kita berjuang di pusat sudah ada jawaban. Karena nanti yang berbicara bukan kita, tetapi datanya,” demikian Andi Harun.

Penulis Frida editor Eka mandiri

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Warga Muara Badak Resahkan Rehabilitasi Jembatan Sambera yang Dinilai Tak Sesuai Spesifikasi

Kamis, 24 Februari 2022, 21:32
Tambang Diduga Koridor di Siluq Ngurai , Minta Aparat Eksekusi

Tambang Diduga Koridor di Siluq Ngurai , Minta Aparat Eksekusi

Kamis, 9 Juni 2022, 23:48
H. Sigit Alfian Nahkodai SIJAKA di Kota Bontang Berikut Harapannya

H. Sigit Alfian Nahkodai SIJAKA di Kota Bontang Berikut Harapannya

Jumat, 1 April 2022, 10:02
Persiapan Pelantikan KMB Kaltim 2022, KMB Kaltim akan Meningkatkan Eksistensi, Gerakan, Elektabilitas Organisasi, Serta Mampu Mengabdi untuk Masyarakat

Persiapan Pelantikan KMB Kaltim 2022, KMB Kaltim akan Meningkatkan Eksistensi, Gerakan, Elektabilitas Organisasi, Serta Mampu Mengabdi untuk Masyarakat

Rabu, 9 Maret 2022, 22:17
Danlanud Dhomber Balikpapan Dedy Susanto Pamitan, Kepada Anggota DPRD Balikpapan

Danlanud Dhomber Balikpapan Dedy Susanto Pamitan, Kepada Anggota DPRD Balikpapan

0
Ketua DPRD Balikpapan Belum Terima Nama Dari Fraksi Untuk Perubahan AKD

Ketua DPRD Balikpapan Belum Terima Nama Dari Fraksi Untuk Perubahan AKD

0
DPRD Balikpapan Akan Melakukan Perombakan AKD

DPRD Balikpapan Akan Melakukan Perombakan AKD

0
HUT Kota Samarinda ke-354 dan HUT Pemkot Samarinda ke-62, Pemkot Melakukan Penghijauan di sungai Karang mumus

HUT Kota Samarinda ke-354 dan HUT Pemkot Samarinda ke-62, Pemkot Melakukan Penghijauan di sungai Karang mumus

0
Menteri ATR/Kepala BPN: Pengukuran Terjadwal Sudah Berlaku di 400 Kantor Pertanahan

Menteri ATR/Kepala BPN: Pengukuran Terjadwal Sudah Berlaku di 400 Kantor Pertanahan

Senin, 3 Agustus 2026, 22:19
Kementerian ATR/BPN Raih Juara II Beregu Turnamen Tenis Piala Gubernur DKI Jakarta 2026

Kementerian ATR/BPN Raih Juara II Beregu Turnamen Tenis Piala Gubernur DKI Jakarta 2026

Senin, 3 Agustus 2026, 22:15
LPJU Tiga Jalan Protokol Padam Berbulan-bulan, DPRD Minta Rp10 Miliar Dianggarkan

LPJU Tiga Jalan Protokol Padam Berbulan-bulan, DPRD Minta Rp10 Miliar Dianggarkan

Senin, 3 Agustus 2026, 20:18
Kepala Daerah se-Kaltim Sepakat Temui Kemenkeu, Bahas Nasib Fiskal 2027

Kepala Daerah se-Kaltim Sepakat Temui Kemenkeu, Bahas Nasib Fiskal 2027

Senin, 3 Agustus 2026, 20:17

Infobenua.com TVChannel

Statistik Pengunjung

1402337
Users Today : 888
Total Users : 1402337
Views Today : 1916
Total views : 6704487
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Copyright © 2017-2025 InfoBenua.com