Ket Foto: Pembukaan Turnamen Domino Series IV di Samarinda.
Infobenua.com Samarinda – Sebanyak 1.536 atlet yang tergabung dalam 768 pasangan dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti Turnamen Domino Series IV Indonesia di GOR Segiri Samarinda, Sabtu (12/9/2026).
Turnamen tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Samarinda Andi Harun sekitar pukul 14.00 WITA. Pembukaan ditandai dengan aksi membanting kartu domino secara bersamaan.
Para peserta dijadwalkan mengikuti pertandingan hingga Minggu malam. Kehadiran atlet dari berbagai daerah membuat ajang tersebut menjadi salah satu kompetisi domino dengan jumlah peserta cukup besar di Samarinda.
Dalam sambutannya, Andi Harun mengatakan domino tidak hanya mengandalkan kartu yang diperoleh setiap pemain. Menurutnya, kemampuan membaca permainan, menyusun strategi, menjaga kesabaran, serta menentukan waktu yang tepat menjadi bagian penting dalam pertandingan.
“Dalam olahraga domino, prestasi tidak hanya ditentukan kartu yang kita dapat. Ada taktik, strategi, kesabaran, dan kemampuan mengambil keputusan pada waktu yang tepat,” ujarnya.
Ia berharap seluruh pertandingan berlangsung lancar dan tertib. Para peserta juga diminta menjaga fasilitas GOR Segiri selama kompetisi berlangsung.
Andi Harun secara khusus mengingatkan peserta agar mematuhi ketentuan terkait larangan merokok di dalam gedung.
“Gedung ini didesain bukan untuk perokok,” katanya.
Andi Harun kemudian tidak memberikan sambutan terlalu panjang karena harus meninggalkan lokasi untuk menjalankan agenda lain. Ia menyebut masih memiliki jadwal mengajar di kampus pada Sabtu tersebut.
“Saya harus ke kampus untuk mengajar karena hari Sabtu ini saya memiliki jadwal memberikan kuliah,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Umum PB Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI), Andi Jamaro Dulung, menjelaskan posisi organisasi PORDI yang saat ini berada di bawah naungan Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI).
Menurutnya, kondisi tersebut berkaitan dengan keberadaan organisasi olahraga domino lainnya yang lebih dahulu terdaftar di Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Aturan yang berlaku tidak memungkinkan terdapat dua organisasi untuk cabang olahraga yang sama dalam satu naungan.
“Bagi kami tidak menjadi persoalan apakah berada di KORMI maupun KONI. Yang paling penting adalah PORDI terus berkembang dan olahraga domino semakin maju,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Andi Jamaro juga mengingatkan peserta agar menjaga pertandingan tetap bersih dan menjunjung sportivitas. Ia menegaskan aktivitas perjudian, penggunaan narkoba, minuman beralkohol, serta kebiasaan merokok tidak boleh masuk dalam pelaksanaan kegiatan.
Selain itu, peserta diminta tetap menjalankan ibadah selama turnamen berlangsung. Panitia akan memberikan kesempatan kepada peserta untuk menunaikan salat ketika waktunya tiba.
“Ketika sudah masuk waktu salat, pertandingan dihentikan terlebih dahulu. Setelah peserta selesai melaksanakan ibadah, pertandingan kembali dilanjutkan,” tegasnya.
Turnamen Domino Series IV Indonesia tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya PORDI memperluas pembinaan dan kompetisi domino di Indonesia dengan mempertemukan atlet dari berbagai daerah dalam satu ajang.
Penulis Nisnun Editor Eka Mandiri


















Users Today : 762
Total Users : 1477252
Views Today : 1568
Total views : 6872983