InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Viktor Yuan Soroti Celah Distribusi LPG 3 Kg, Usulkan Penyaluran Langsung Lewat RT

by Eka Mandiri
Kamis, 6 Februari 2025, 18:03
in Berita, DPRD SAMARINDA, Samarinda
Bagikan

Infobenua.com.Samarinda– Kelangkaan gas LPG 3 kg yang terus berulang, terutama menjelang hari raya, kembali menjadi sorotan.

Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Viktor Yuan, menilai bahwa sistem distribusi yang ada saat ini masih memiliki banyak celah yang memungkinkan praktik penimbunan dan permainan harga di tingkat pengecer.

Menurut Politikus Demokrat itu, mekanisme distribusi yang kurang terkontrol membuka ruang bagi oknum tertentu untuk memanfaatkan situasi ini demi keuntungan pribadi.

Akibatnya, masyarakat kecil yang seharusnya berhak mendapatkan LPG bersubsidi justru sering kali kesulitan memperoleh gas melon tersebut dengan harga normal.

“Kami melihat ada celah dalam sistem distribusi saat ini. Oknum tertentu bisa bermain sehingga harga LPG di lapangan jauh lebih mahal dan sulit didapat oleh mereka yang benar-benar membutuhkan,” ujar Viktor dalam rapat dengar pendapat di DPRD Samarinda, Kamis (6/2/2025).

Sebagai solusi, Viktor mengusulkan dua langkah utama untuk mengatasi permasalahan ini. Pertama, penambahan kuota serta pemerataan harga agar pasokan LPG 3 kg tidak langka dan tetap terjangkau bagi masyarakat miskin.

Kedua, ia mengusulkan distribusi langsung melalui ketua RT, yang dinilai lebih efektif dalam memastikan LPG bersubsidi benar-benar sampai ke tangan warga yang membutuhkan.

“Kami usulkan agar Pertamina bekerja sama dengan RT untuk menyalurkan LPG langsung ke masyarakat yang membutuhkan. Ketua RT memiliki data yang lebih akurat tentang siapa saja yang berhak mendapatkan gas melon ini,” jelasnya.

Viktor menekankan bahwa sistem ini akan mengurangi peluang pihak lain untuk mempermainkan harga.

Jika suatu RT memiliki 300 warga yang membutuhkan, maka kuota LPG akan langsung dikirim ke sana tanpa melalui jalur pengecer yang sering kali menaikkan harga secara sepihak.

Saat ini, LPG 3 kg masih dijual bebas oleh pengecer tanpa kontrol ketat, sehingga siapa pun bisa membelinya tanpa harus menunjukkan bukti kelayakan. Kondisi ini, menurutnya, semakin memperburuk distribusi LPG bersubsidi di Samarinda.

“Kalau sistem pengecer tetap dibiarkan seperti sekarang, maka LPG 3 kg akan terus diburu oleh mereka yang sebenarnya mampu membeli LPG non-subsidi. Ini harus segera diatasi,” tutupnya.

Penulis Frida editor eka mandiri

Views Count: 21

Infobenua.com TVChannel

Statistik Pengunjung

1543939
Users Today : 957
Total Users : 1543939
Views Today : 2245
Total views : 7010845
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Copyright © 2017-2025 InfoBenua.com