Bontang, Infobenua — Wakil Ketua DPRD, Agus Haris mengungkapkan insentif tenaga kesehatan (Nakes) yang menunggak di RSUD Taman Husada Bontang mendapat perhatian serius. Ia pun meminta kepada pemerintah untuk serius mengatasi permasalahan ini.
“Sangat disayangkan, harusnya itu tidak terjadi. Seharusnya berikan penghargaan, karena mereka garda terdepan selama pandemi ini ,” ujar Agus Haris. Rabu (17/03/2021).
Ia pun mendorong agar pemerintah daerah melakukan komunikasi ke pihak pemerintah pusat lebih intens. Hal itu lantaran, anggaran insentif nakes tersebut bisa didapatkan dari pusat berdasarkan peraturan menteri keuangan.
“Menteri keuangan kan sudah mengeluarkan aturan. Dalam anggaran itu penanganan pandemi termasuk insentif nakes bisa didapatkan melalui APBN. Jadi kalau bisa, pemerintah komunikasi lebih intens ke pusat soal anggaran penanganan pandemi,” ujarnya
Agus Haris menyarankan agar dilakukannya refocusing anggaran untuk menutupi insentif nakes yang menunggak tersebut. Menurutnya, kegiatan yang tidak masuk dalam kategori mendesak bisa ditunda sementara waktu. Agar anggarannya bisa dialihkan ke insentif nakes.
“Kalau kegiatan yang tidak mendesak bisa ditunda dulu. Insentif nakes lebih penting,” pungkasnya. *
— Reporter: Jis
— Editor: Ru




















Users Today : 651
Total Users : 1273598
Views Today : 2075
Total views : 6298436