InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Transportasi Samarinda Masih Jadi PR, Pemkot Dorong Peralihan ke Kendaraan Listrik

by Eka Mandiri
Rabu, 6 Mei 2026, 0:48
in Berita, Samarinda
Bagikan

Ket. Foto: Wali Kota Samarinda, Andi Harun.

Infobenua.com Samarinda — Pemerintah Kota Samarinda menilai sektor transportasi perkotaan masih belum berjalan maksimal dan memerlukan perhatian lebih dalam upaya penataannya. Kondisi ini diakui sebagai salah satu tantangan yang hingga kini belum terselesaikan secara optimal.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menyampaikan bahwa persoalan transportasi tidak bisa diselesaikan secara parsial oleh pemerintah saja. Diperlukan keterlibatan berbagai pihak agar solusi yang dihasilkan dapat menyentuh seluruh aspek dan berkelanjutan dalam jangka panjang.

Ia menegaskan bahwa kondisi transportasi saat ini masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi.

“Permasalahan ini merupakan tanggung jawab bersama dan dapat dikategorikan sebagai salah satu kelemahan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah,” ujarnya pada Selasa (5/5/2026).

Sebagai bagian dari upaya perbaikan, pemerintah kota mulai mengarahkan transformasi angkutan umum menuju penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan, yakni kendaraan listrik.

Langkah ini telah dikomunikasikan dengan pelaku usaha transportasi guna melihat kesiapan serta peluang penerapannya.

Meski demikian, rencana pengadaan transportasi massal berbasis listrik seperti bus listrik masih terkendala aspek pembiayaan. Tingginya biaya investasi menjadi hambatan utama, terutama di tengah kondisi fiskal daerah yang belum sepenuhnya pulih.

Ia menjelaskan bahwa harga bus listrik yang masih relatif mahal membuat realisasi program tersebut harus menyesuaikan kemampuan anggaran daerah ke depan.

“Pengadaan bus listrik membutuhkan biaya yang cukup besar. Oleh sebab itu, implementasinya akan diselaraskan dengan kondisi APBD tahun 2027, dengan harapan keuangan daerah semakin membaik,” jelasnya.

Dalam rangka mempercepat proses transformasi tersebut, pemerintah juga membuka ruang bagi sektor swasta untuk turut berpartisipasi dalam pengembangan angkutan listrik. Pemkot berkomitmen memberikan dukungan, termasuk dalam penyusunan jalur operasional bagi para investor.

“Pemerintah daerah siap memfasilitasi penetapan trayek di seluruh wilayah bagi pelaku usaha yang berminat mengembangkan armada transportasi berbasis listrik,” pungkasnya.

Penulis Nisnun Editor Eka Mandiri

Views Count: 4

Infobenua.com TVChannel

Statistik Pengunjung

1602210
Users Today : 902
Total Users : 1602210
Views Today : 1476
Total views : 7119035
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Copyright © 2017-2025 InfoBenua.com