InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Transaksi UMKM Kutim di Expo 2026 Capai Rp4,24 Miliar

by Eka Mandiri
Sabtu, 17 Oktober 2026, 21:42
in Advertorial, Diskominfo Kutim, Kutim
Bagikan

Foto : Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim), Mahyunadi, saat penutupan Pekan Raya Kutim Expo 2026, Sabtu (17/10/2026) malam.

Infobenua.com, KUTIM – Pekan Raya Kutim Expo 2026 mencatat transaksi peserta pameran, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), mencapai Rp4,24 miliar selama kegiatan berlangsung sekitar sepekan. Capaian tersebut menjadi salah satu hasil kegiatan yang digelar untuk mempertemukan pelaku usaha dengan konsumen sekaligus membuka peluang transaksi dan kerja sama bisnis.

Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim), Mahyunadi, menyebut nilai transaksi tersebut berpotensi menghasilkan keuntungan yang cukup besar bagi pelaku UMKM. Dengan asumsi margin keuntungan sebesar 25 persen dari nilai transaksi sekitar Rp4,25 miliar, keuntungan secara keseluruhan diperkirakan mendekati Rp1 miliar.

“Kalau dihitung-hitung dari Rp4,25 miliar itu kali 25 persen keuntungannya, berarti kurang lebih Rp1 miliar ada yang dapatkan keuntungan oleh para pelaku UMKM yang ada di sini selama Pekan Raya ini,” ujar Mahyunadi saat penutupan Pekan Raya Kutim Expo 2026, Sabtu (17/10/2026) malam.

Menurutnya, kegiatan pameran tidak hanya menjadi ruang promosi produk, tetapi juga kesempatan bagi pelaku usaha untuk membangun jaringan pemasaran dan menjalin kerja sama dengan pihak lain. Peluang yang muncul selama kegiatan perlu ditindaklanjuti agar memberikan manfaat bagi perkembangan usaha setelah pameran selesai.

“Produk yang diperkenalkan harus memiliki kesempatan menembus pasar yang lebih luas. Kerja sama yang dibangun dan ditindaklanjuti dan peluang usaha yang ditemukan harus dikembangkan menjadi kegiatan ekonomi yang produktif,” katanya.

Mahyunadi menilai penguatan UMKM menjadi bagian penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Usaha lokal yang berkembang dapat membuka lapangan kerja, memperluas kegiatan ekonomi masyarakat, serta meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha.

Ia juga mengingatkan bahwa berakhirnya pameran tidak seharusnya menghentikan aktivitas promosi dan pengembangan bisnis yang telah dibangun selama kegiatan berlangsung.

“Pameran ini boleh berakhir malam ini, namun semangat pembangunan ekonomi Kutim tidak boleh berakhir,” tutupnya.(adv/Kutim)

Penulis : Faradita | Editor: redaksi

Views Count: 2

Infobenua.com TVChannel

Statistik Pengunjung

1549391
Users Today : 558
Total Users : 1549391
Views Today : 1337
Total views : 7026593
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Copyright © 2017-2025 InfoBenua.com