Infobenua.com, BERAU — Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Sambaliung, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, diperkuat melalui apel siaga dan patroli gabungan yang melibatkan TNI, Polri, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), PT Berau Coal, serta sejumlah pemangku kepentingan, Jumat (21/8).
Kegiatan tersebut dilakukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan personel sekaligus mengantisipasi potensi kebakaran di sejumlah kawasan rawan karhutla.
Sebelum melaksanakan patroli, seluruh personel mengikuti pengarahan untuk memetakan wilayah yang berpotensi terjadi kebakaran, menyamakan prosedur penanganan darurat, serta memperkuat koordinasi antarinstansi.
Sinergi lintas sektor ini dinilai penting untuk memperluas jangkauan pemantauan, mempercepat penyampaian informasi, dan memastikan potensi titik api dapat ditangani sedini mungkin.
Komandan Koramil (Danramil) 0902-05/Sambaliung, Kapten Arm Rudi Cahyono, mengatakan ancaman karhutla membutuhkan respons cepat dan kerja sama yang solid dari seluruh pihak terkait.
“Karhutla adalah ancaman nyata terhadap keselamatan ekologis dan kesejahteraan masyarakat. Melalui sinergi terpadu antara TNI, Polri, Damkar, dan dunia usaha seperti PT Berau Coal, kami memastikan bahwa posko dan personel di lapangan berada dalam tingkat kewaspadaan tertinggi,” ujarnya.
Ia menegaskan, kolaborasi tersebut menjadi kunci untuk mendeteksi dan menangani setiap potensi titik api sebelum berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas.
Usai apel dan pengarahan, tim gabungan langsung melaksanakan patroli terpadu dengan menyisir sejumlah kawasan yang dinilai rawan kebakaran.
Patroli difokuskan pada pemantauan kondisi lingkungan serta deteksi dini terhadap aktivitas yang berpotensi memicu munculnya titik api.
Selain mengandalkan kesiapsiagaan petugas, pencegahan karhutla juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat. Warga diimbau tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, terutama saat kondisi cuaca kering yang dapat meningkatkan risiko kebakaran meluas.
Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan kepulan asap atau titik api yang mencurigakan agar dapat segera ditindaklanjuti.
Melalui penguatan koordinasi antara TNI, Polri, Damkar, PT Berau Coal, pemerintah setempat, dan masyarakat, upaya pencegahan karhutla di Kecamatan Sambaliung diharapkan semakin optimal.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya melindungi keselamatan warga, menjaga kelestarian lingkungan, serta meminimalkan dampak kebakaran hutan dan lahan.[]








Users Today : 1988
Total Users : 1550821
Views Today : 4932
Total views : 7030188