Infobenua.com-Samarinda: Berlokasi di Selat Makassar, tepatnya di wilayah Bontang, Kalimantan Timur, Pulau Beras Basah semakin mencuri perhatian para wisatawan. Pulau kecil yang menawarkan keindahan alam ini mulai dikenal sebagai salah satu destinasi wisata yang memadukan keindahan pantai, aktivitas seru, dan cerita unik dari masa lalu. Dengan pasir putihnya yang lembut dan air laut yang jernih, Pulau Beras Basah kini menjadi tempat pelarian bagi mereka yang ingin menikmati suasana alam yang menenangkan.
Menurut legenda yang berkembang di kalangan warga lokal, pulau ini mendapat namanya dari sebuah peristiwa tragis di masa lalu. Dikisahkan, sebuah kapal yang mengangkut beras dari Pulau Celebes menuju Bontang mengalami kecelakaan dan karam dihantam gelombang besar. Muatan beras yang tercecer akhirnya tersebar di sekitar pulau, menutupi sebagian permukaan air, dan masyarakat setempat kemudian menamai pulau tersebut dengan nama “Beras Basah”.
Dengan suasana yang relatif tenang dan jauh dari keramaian, Pulau Beras Basah menawarkan sejumlah wahana yang menarik. Salah satunya adalah aktivitas snorkeling, di mana pengunjung bisa menikmati pesona bawah laut yang kaya akan terumbu karang. Perairannya yang tenang menjadikan snorkeling di sini aman bagi siapa saja, bahkan bagi pemula sekalipun. Alat snorkeling tersedia untuk disewa di lokasi, sehingga pengunjung tak perlu khawatir jika tidak membawa perlengkapannya.
Selain snorkeling, wisatawan juga dapat mencoba berbagai wahana lainnya, seperti banana boat yang hanya dikenakan biaya Rp 35.000. Tenda-tenda juga tersedia untuk disewa dengan tarif Rp 50.000, memberikan kenyamanan lebih bagi pengunjung yang ingin bersantai sambil menikmati pemandangan pantai. Namun, meski fasilitas di pulau ini sudah cukup lengkap, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Salah satunya adalah ketersediaan air bersih untuk mandi setelah bermain air. Air bersih ini bisa didapatkan dengan membayar Rp 5.000 untuk setiap dirigen yang dibutuhkan.
Akses menuju Pulau Beras Basah relatif mudah meskipun memerlukan sedikit usaha. Pengunjung bisa memilih untuk menyeberang menggunakan speed boat dari dermaga PT Badak NGL, dengan waktu tempuh sekitar 15 menit. Alternatif lain adalah melalui Dermaga Tanjung Laut, meski perjalanan dengan kapal kecil akan memakan waktu lebih lama, sekitar satu jam. Untuk perjalanan pulang-pergi, biaya penyeberangan bisa berkisar antara Rp 700 ribu hingga Rp 1 juta, tergantung pada jenis transportasi yang digunakan.
Bagi mereka yang tertarik untuk merasakan sensasi liburan di Pulau Beras Basah, tiket masuknya cukup terjangkau, yakni Rp 50.000 per orang. Harga ini sudah mencakup biaya transportasi kapal menuju pulau. Dengan segala keindahan yang ditawarkan, Pulau Beras Basah semakin menjadi primadona baru bagi wisatawan yang mencari tempat liburan yang menyajikan kedamaian, keindahan alam, dan sejarah yang menarik.(ADV/Dispar/Fr).

















Users Today : 579
Total Users : 1292961
Views Today : 2636
Total views : 6356127