Infobenua.com.Samarinda– Warga RT 14, Jalan Pangeran Suryanata, Kelurahan Air Putih, Kecamatan Samarinda Ulu, mengeluhkan sulitnya akses air bersih.
Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, mereka terpaksa membeli air atau memanfaatkan air hujan.
Salah satu warga, Sri (36), mengatakan bahwa kondisi ini sudah berlangsung lama dan menyulitkan warga dalam menjalankan aktivitas rumah tangga.
Menanggapi keluhan tersebut, Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, menyampaikan keprihatinannya.
Ia menjelaskan bahwa pipa primer air bersih memang belum melintas di depan kawasan RT 14. Selain itu, pipa sekunder yang seharusnya mengalirkan air dari pipa primer ke rumah warga juga belum tersedia.
“Yang bertanggung jawab untuk pipa primer dan sekunder ini adalah PUPR. Nanti setelah selesai, PDAM tinggal mengalirkan airnya,” ujar Novan (6/2/2025).
Untuk mengatasi masalah ini, Novan berjanji akan segera berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) guna mempercepat pembangunan jaringan air bersih di wilayah tersebut.
Selain masalah air bersih, warga RT 14 juga mengeluhkan kondisi jalan menuju pemukiman mereka yang masih berupa tanah berbatu dan belum diaspal.
Akibatnya, warga harus bersusah payah melewati jalan tersebut untuk beraktivitas sehari-hari.
Novan mengungkapkan bahwa ia telah berdiskusi dengan ketua RT setempat mengenai pengajuan proposal pembangunan infrastruktur jalan yang lebih layak.
Ia berharap proposal tersebut dapat segera diajukan agar masuk dalam pembahasan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kota.
“Kita minta proposal segera diselesaikan supaya bisa masuk ke Musrenbang kota dan ditindaklanjuti secepatnya,” tutupnya.
Penulis Frida editor eka mandiri







Users Today : 1824
Total Users : 1546554
Views Today : 4432
Total views : 7016871