Infobenua.com, Samarinda – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Sulasih, menyampaikan bahwa salah satu isu utama yang disampaikan masyarakat Kutai Timur (Kutim) saat kegiatan reses adalah terkait perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
“Saat reses beberapa waktu lalu, saya mengunjungi 13 titik di Kutim, dan sebagian besar masyarakat menyampaikan keluhan terkait UMKM,” ujar Sulasih. Jumat, (27/11/24).
Menurutnya, berbagai permasalahan yang dihadapi pelaku UMKM, seperti keterbatasan akses modal, pelatihan, dan pemasaran produk, menjadi tantangan yang harus segera dicarikan solusinya.
Menanggapi hal tersebut, Sulasih menegaskan komitmennya untuk merancang mekanisme yang lebih baik guna mendukung perkembangan UMKM di Kutim.
“Ke depan, kami akan menyusun mekanisme yang lebih baik untuk membantu pelaku UMKM agar dapat berkembang dan bersaing, baik di pasar lokal maupun nasional,” tambahnya.
Sulasih juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga keuangan, dan organisasi terkait untuk menciptakan program pendampingan dan akses yang lebih luas bagi pelaku UMKM.
Diharapkan, langkah ini dapat mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan sektor UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah.
“Kami akan memastikan aspirasi masyarakat ini menjadi prioritas dalam perencanaan ke depan,” tutupnya.
Abizul red ADV DPRD Kaltim









Users Today : 1922
Total Users : 1530394
Views Today : 3630
Total views : 6981213