Infobenua.com-Samarimda: Dalam era digital yang semakin berkembang pesat, promosi wisata melalui platform digital menjadi strategi utama untuk menarik minat wisatawan.
Kepala Bidang Pemasaran Wisata Dinas Pariwisata (Dispar) Kalimantan Timur (Kaltim), Restiawan Baihaqi, menegaskan pentingnya menggandeng influencer dalam mempromosikan keindahan dan potensi pariwisata Kaltim ke kancah nasional maupun internasional.
Baihaqi menjelaskan bahwa peran influencer sebagai penghubung antara destinasi wisata dan masyarakat luas sangatlah krusial. Namun, pemilihan influencer untuk mempromosikan pariwisata tidak dilakukan sembarangan.
“Kami harus melihat dengan cermat akun dan konten yang mereka hasilkan. Ada banyak influencer yang mempromosikan berbagai hal, tetapi kami membutuhkan mereka yang benar-benar memahami bagaimana menyampaikan daya tarik wisata secara autentik dan menarik,” ungkapnya, Senin (25/11/2024).
Menurut Baihaqi, promosi digital melalui influencer memerlukan strategi khusus, termasuk memilih waktu yang tepat untuk mengunggah konten agar mendapatkan perhatian maksimal.
“Sebagai influencer, mereka harus tahu kapan waktu terbaik untuk mengunggah video atau foto agar jangkauannya luas. Ini penting agar konten pariwisata Kaltim dilihat oleh lebih banyak orang,” tuturnya.
Selain itu, ia mengakui bahwa saat ini belum ada asosiasi influencer resmi di Kaltim. Hal ini menjadi tantangan tersendiri dalam menjalin kerja sama yang lebih terorganisir dengan para kreator konten.
Namun demikian, Dispar Kaltim tetap optimis untuk terus menggandeng influencer yang memiliki rekam jejak baik dan data pendukung yang menunjukkan kemampuan mereka dalam menarik perhatian publik.
Baihaqi pun menegaskan bahwa pendekatan ini merupakan bagian dari upaya untuk mengoptimalkan promosi destinasi unggulan Kaltim, seperti wisata alam di Kutai Barat, eksotisme Kepulauan Derawan, dan situs-situs budaya di Samarinda serta Balikpapan.
Dengan menggandeng influencer, potensi wisata Kaltim dapat disampaikan secara kreatif dan relevan, terutama bagi generasi muda yang lebih aktif di media sosial
“Kami akan tetap melibatkan influencer untuk mengangkat pariwisata Kaltim. Namun, tentu saja kami memilih dengan teliti, agar kampanye yang dilakukan benar-benar efektif dan mampu menunjukkan keindahan serta keberagaman budaya di Kaltim,” tegasnya.
Dispar Kaltim berharap dengan semakin banyaknya promosi digital melalui influencer, citra Kaltim sebagai destinasi wisata yang kaya akan keindahan alam dan budaya akan semakin dikenal luas.
Penulis Faradiba | Editor Eka Mandiri








Users Today : 1563
Total Users : 1548318
Views Today : 5694
Total views : 7023275