Balikpapan, infobenua.com – SMA Negeri 1 Balikpapan bersiap melakukan transformasi besar dengan menjadi sekolah berbasis coding. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi menghadapi tantangan pendidikan di era digital.
Kepala SMA Negeri 1 Balikpapan, Dalya, M.M., M.Pd., mengatakan, program coding akan menjadi fokus pengembangan sekolah untuk membekali siswa dengan keterampilan teknologi informasi dan pemrograman.
“Kita hidup di era digital yang menuntut kemampuan baru. Sekolah harus menyesuaikan diri,” kata Dalya saat ditemui di Balikpapan, Rabu (10/7/2025).
Dalya menilai dunia saat ini berada di era eksponensial, yaitu masa ketika perkembangan teknologi berlangsung sangat cepat dan berdampak besar pada berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan.
“Teknologi membentuk ulang cara anak berpikir, belajar, dan berinteraksi. Karena itu, dunia pendidikan harus adaptif,” ujarnya.
Ia menekankan, guru harus mengubah peran dari sekadar pengajar menjadi fasilitator dan mitra belajar bagi siswa. Dalam ekosistem pembelajaran yang baru, guru dituntut tumbuh bersama siswa dan menciptakan ruang belajar yang kolaboratif serta berorientasi masa depan.
Menurut Dalya, pendidikan masa kini bukan hanya soal pengetahuan, tetapi juga karakter, etika digital, dan kemampuan berpikir kritis, kreatif, serta kerja sama.
Transformasi ini sejalan dengan visi nasional membentuk Generasi Emas 2045, yakni generasi unggul yang diharapkan membawa Indonesia menjadi negara maju saat berusia 100 tahun merdeka.
“Guru memegang peran kunci untuk mewujudkan Generasi Emas 2045,” kata Dalya.
Penyunting: Irwanto Sianturi


















Users Today : 288
Total Users : 1366526
Views Today : 1053
Total views : 6608696