Infobenua.com, Kukar – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menegaskan komitmennya dalam membangun infrastruktur yang tidak hanya fisik, tetapi juga menyentuh aspek sosial dan kreativitas generasi muda. Salah satu wujudnya adalah pembangunan Skatepark Tenggarong, fasilitas olahraga ekstrem yang ditargetkan rampung sebelum akhir tahun 2025.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kukar, Wiyono, menyebut proyek ini bukan hanya pembangunan arena bermain, tetapi investasi sosial jangka panjang yang memiliki dampak luas. Ia menilai Skatepark dapat menjadi pusat aktivitas anak muda, ruang kreatif komunitas, dan bahkan peluang tumbuhnya sektor pariwisata olahraga.
“Insya Allah tahun ini rampung. Mungkin masih ada kekurangan kecil, tapi minimal fasilitasnya sudah bisa digunakan. Ini bukan sekadar proyek fisik, tapi ruang aktualisasi generasi muda dan pengungkit ekonomi kreatif,” kata Wiyono, baru-baru ini.
Dilanjutkan Wiyono, proyek Skatepark Tenggarong dirancang dengan pendekatan bertahap mengingat luas area yang cukup besar serta kebutuhan anggaran yang tidak kecil.
Proses pembangunan dilakukan secara cermat agar hasilnya tidak sekadar jadi formalitas, melainkan fasilitas yang benar-benar fungsional dan berkelanjutan.
“Ini bukan bangun asal jadi. Kami pastikan desainnya memenuhi standar keamanan, kenyamanan, serta bisa mendukung berbagai kegiatan skater,” jelasnya.
DPU Kukar juga tengah menyiapkan kelembagaan pengelola skatepark. Langkah ini menjadi strategi penting untuk menjamin keberlangsungan dan pemeliharaan fasilitas setelah resmi dibuka untuk umum.
“Tanpa pengelola yang tertata, tempat sebagus apapun akan sulit bertahan. Pengelolaan satu pintu akan mempermudah kontrol keamanan, kebersihan, hingga pemanfaatannya untuk event-event,” tambah Wiyono.
Ia menegaskan bahwa keberadaan Skatepark bukan hanya menjawab kebutuhan komunitas olahraga ekstrem, tapi juga berpotensi menjadi daya tarik baru bagi Kukar. Dengan penataan kawasan yang representatif, fasilitas ini dapat menjadi lokasi ideal penyelenggaraan kompetisi tingkat provinsi bahkan nasional.
“Kita ingin tempat ini jadi lebih dari sekadar sarana olahraga. Kita dorong jadi magnet event, ruang ekspresi komunitas, bahkan titik awal tumbuhnya industri kreatif lokal,” ungkapnya.
Fasilitas ini juga diproyeksikan mendorong interaksi positif antara pemerintah dan komunitas anak muda, serta menjadi ruang pembinaan potensi atlet muda di bidang olahraga ekstrem. Di tengah keterbatasan ruang publik yang ramah bagi generasi muda, Skatepark hadir sebagai jawaban konkret dari kebutuhan mereka akan tempat yang inklusif dan produktif.
Bagi Pemkab Kukar, pembangunan skatepark ini juga bagian dari strategi pembangunan nonfisik yang menyentuh aspek sosial-budaya dan ekonomi kreatif, selaras dengan visi Kukar Idaman yang digagas Bupati Edi Damansyah.
“Kami ingin bangun ekosistem yang sehat. Anak muda punya ruang berekspresi, komunitas olahraga berkembang, ekonomi sekitar hidup, dan Kukar dikenal punya fasilitas olahraga yang berkelas,” pungkas Wiyono.
Dengan semangat ini, Skatepark Tenggarong bukan sekadar proyek infrastruktur, tapi juga simbol perubahan paradigma pembangunan yang memberi ruang bagi energi muda untuk berkarya dan berdaya.
penulis Lisa editor Eka mandiri

















Users Today : 310
Total Users : 1291901
Views Today : 1043
Total views : 6350914