Infobenua.com, Kukar – Transformasi digital di tubuh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kutai Kartanegara memasuki babak baru. Dinas PU Kukar resmi meluncurkan aplikasi Sida PU (Sistem Informasi Data PU), inovasi digital yang dirancang untuk mempercepat, mengefisienkan, dan memastikan transparansi laporan pelaksanaan proyek infrastruktur di Kukar.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PU Kukar, Linda Juniarti, menyebut aplikasi ini lahir dari kebutuhan nyata di lapangan di mana pengawasan proyek selama ini terkendala oleh sistem pelaporan manual yang rentan molor, tidak seragam, dan sulit dipantau secara real time.
“Selama ini laporan dari para PPK dan PPTK tersebar dan tidak terintegrasi. Kami di bidang pun kewalahan memonitor belasan hingga puluhan proyek yang tersebar di 20 kecamatan. Sida PU hadir untuk memotong kerumitan itu,” tegas Linda saat peluncuran di Hotel Mercure, Samarinda, Jumat (20/6/2025).
Lewat Sida PU, para pejabat struktural kini dapat melihat dashboard digital yang memuat seluruh informasi proyek, mulai dari progres fisik dan keuangan, tahapan tender, sumber dana, hingga dokumentasi lapangan. Bahkan ada fitur early warning system, yang mendeteksi proyek-proyek yang mendekati tenggat kontrak namun belum rampung.
“Kita bisa tahu proyek mana yang progresnya stagnan. Misal ada dua paket yang hampir habis masa kontraknya tapi progresnya baru 60 persen dari dashboard langsung terdeteksi. Ini jadi alat mitigasi keterlambatan,” ujarnya.
Tidak hanya sebagai pelacak data, Sida PU juga menyatukan format pelaporan di seluruh bidang dalam Dinas PU, mulai dari Bina Marga, Cipta Karya, hingga Sumber Daya Air. Ini sekaligus menghapus budaya pelaporan sektoral yang sebelumnya terpisah-pisah dan rawan tumpang tindih.
Linda mengaku, ide ini berangkat dari keluhannya sebagai Kabid Bina Marga sendiri. Selama ini ia sulit mengumpulkan laporan tepat waktu, apalagi melakukan pengawasan fisik ke lapangan karena keterbatasan waktu dan jumlah paket proyek yang begitu banyak setiap tahunnya.
“Kita kerja dengan ratusan kegiatan. Jangankan monitoring semua, dapat laporan yang utuh saja sudah syukur. Karena itu, saya dorong inovasi ini agar pengawasan tidak lagi tergantung fisik ke lapangan, tapi lewat data yang update dan visual,” jelasnya.
Peluncuran Sida PU juga menjadi bagian dari milestone proyek perubahan dalam pelatihan Pejabat Administrator Angkatan I tahun 2025 yang digelar Lembaga Administrasi Negara (LAN) Samarinda. Linda menjadikan inovasi ini sebagai komitmen personal sekaligus institusional untuk reformasi birokrasi berbasis data dan teknologi.
“Ini bukan sekadar tugas pelatihan, ini solusi nyata. Karena keluhan itu saya rasakan sendiri. Dengan Sida PU, tidak ada lagi alasan terlambat karena laporan tercecer atau format beda-beda,” bebernya.
Sida PU juga mencerminkan semangat Pemkab Kukar dalam mendorong sistem pemerintahan yang transparan, efisien, dan berbasis kinerja. Dengan sistem ini, proyek-proyek pembangunan jalan, jembatan, drainase, hingga bangunan publik di Kukar tidak hanya diawasi secara administratif, tapi juga secara digital, dalam satu platform terpadu yang dapat dijadikan dasar evaluasi.
Penulis Lisa editor Redaksi Infobenua.com


















Users Today : 878
Total Users : 1374700
Views Today : 3876
Total views : 6642045