Foto: Anggota DPRD Kukar, Safruddin.
INFOBENUA.COM, KUKAR – Anggota DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) dari Fraksi PDI Perjuangan, Safruddin, menegaskan komitmennya untuk terus mendorong penguatan sektor pertanian dan perikanan di wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) III.
Wilayah tersebut meliputi Kecamatan Anggana, Muara Badak, dan Marangkayu.
Setiap kecamatan, menurutnya, memiliki karakteristik potensi yang berbeda dan membutuhkan pendekatan pengembangan yang disesuaikan.
Di wilayah seperti Muara Badak, keterbatasan lahan membuat sektor perikanan lebih dominan untuk digarap secara maksimal.
Sebaliknya, kawasan Marangkayu dan beberapa desa di Anggana seperti Sido Mulyo memiliki peluang besar dalam pengembangan sektor pertanian. Lahan yang tersedia cukup luas dan telah dilengkapi fasilitas pendukung yang memadai.
“Di Desa Sido Mulyo, saat ini sudah tersedia alat-alat pertanian seperti ekskavator, traktor roda empat, dan peralatan lainnya. Semua ini sangat membantu petani dalam proses produksi,” ungkap Safruddin saat dikonfirmasi pada Sabtu (12/7/2025).
Berbagai fasilitas tersebut merupakan bagian dari bantuan yang disalurkan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara. Bantuan ini, lanjutnya, merupakan aspirasi masyarakat yang diperjuangkan melalui jalur legislatif.
Menurutnya, kolaborasi antara DPRD dan Pemkab harus terus diperkuat agar sektor pertanian dan perikanan benar-benar menjadi penopang ekonomi daerah. Apalagi, dua sektor ini memiliki dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat desa.
Selain fasilitas pertanian, sejumlah bantuan lain juga telah diterima warga, termasuk distribusi benur untuk menunjang sektor perikanan serta alat pertanian dari Kementerian Pertanian, seperti hand tractor dan jonder.
Dengan dukungan infrastruktur dan alat yang terus berkembang, Safruddin optimistis Kukar mampu bersaing dan menunjukkan kualitas dalam ajang PEDA KTNA 2025 yang akan digelar di Kutai Barat.
Sebagai bendahara KTNA Kukar, ia menyampaikan harapan besar agar para petani dan nelayan mampu memberikan yang terbaik. Menurutnya, PEDA bukan sekadar perlombaan, tetapi juga ruang strategis untuk memperkuat solidaritas dan inovasi di lapangan.
“Harapan kami tentu Kukar bisa meraih juara umum. Tapi lebih dari itu, kami ingin semua elemen bisa saling mendukung, bahu membahu demi kemajuan sektor pertanian dan perikanan di daerah,” pungkasnya. (Adv)
penulis farit editor Eka mandiri










Users Today : 897
Total Users : 1529369
Views Today : 1160
Total views : 6978743