Balikpapan — S.J. Lumban Gaol, pengusaha properti sekaligus developer Perumahan Griya Permata Asri (GPA) di Kota Balikpapan, merayakan ulang tahunnya yang ke-71 pada Jumat, (8 /5/2026).
Perayaan ulang tahun tersebut digelar secara sederhana di kantor pemasaran Perumahan Griya Permata Asri dan dihadiri istri,Anak , Cucu, kerabat terdekat, serta karyawan PT GPA.
Dalam suasana penuh kekeluargaan itu, S.J. Lumban Gaol membagikan kisah perjalanan hidupnya yang penuh perjuangan hingga akhirnya mampu membangun bisnis properti di Balikpapan.
Ia menceritakan, sejak masih duduk di bangku sekolah dasar dirinya sudah kehilangan ayah kandung yang meninggal dunia secara mendadak. Kondisi tersebut membuat hidupnya harus dijalani dengan penuh keterbatasan sejak usia muda.
“Saya memulai perjalanan hidup dari hal yang sederhana. Saya pernah menjadi kondektur bus kota dan menjual koran di Surabaya. Tapi dari pekerjaan itu saya tidak bisa bertahan lama, akhirnya berhenti,” ujarnya.
Lumban Gaol mengatakan, suatu ketika dirinya melihat sebuah kantor besar di kawasan Jalan Pahlawan, Surabaya. Dengan keberanian yang dimiliki, ia mencoba melamar pekerjaan sebagai office boy (OB).
“Dalam pikiran saya waktu itu, menjadi OB saja sudah cukup untuk membantu biaya hidup,” katanya.
Namun, saat mengikuti proses seleksi, pihak perusahaan justru melihat penampilannya yang rapi dan menggunakan dasi sehingga tidak diterima sebagai OB, melainkan diarahkan menjadi tenaga marketing di perusahaan asuransi tersebut.
Ia kemudian belajar sebagai marketing dan berusaha menjalani pekerjaan itu meski awalnya merasa kurang percaya diri.
“Saya pernah berada di masa sulit, bahkan seperti tidak punya arah. Tapi saya tetap berusaha melangkah walaupun dengan keterbatasan,” ucapnya.
Menurutnya, pengalaman bekerja di bidang asuransi menjadi titik awal perubahan hidupnya. Saat menawarkan asuransi pendidikan ke sebuah rumah besar, ia mulai belajar bagaimana cara berkomunikasi dan meyakinkan orang lain
“Saya masih ingat, dari satu kesempatan menawarkan asuransi itu saya mendapatkan hasil yang cukup untuk biaya hidup satu sampai dua bulan. Dari situ saya mulai melihat pekerjaan ini punya peluang yang lebih baik,” tuturnya.
Perjalanan kariernya pun berkembang pesat. Dalam waktu sekitar enam bulan, ia berhasil naik menjadi kepala unit dengan penghasilan yang jauh lebih baik dibanding sebelumnya.
“Saya melihat ada rekan-rekan yang sudah belasan tahun bekerja tapi posisinya tidak banyak berubah. Sementara saya dalam waktu yang tidak terlalu lama bisa mencapai posisi yang lebih tinggi,” katanya.
Dari pengalaman tersebut, ia mengaku belajar bahwa keberanian mencoba dan tidak takut gagal menjadi kunci untuk membuka jalan menuju kesuksesan.
“Mari kita mulai dari hidup yang jujur dan benar. Karena sebenarnya tidak ada jalan lain untuk mencapai kesuksesan selain kejujuran,” ujar Lumban Gaol.
“Kalau dalam hidup masih ada ketidakjujuran, itu berbahaya. Tidak mungkin seseorang bisa benar-benar sukses tanpa kejujuran dan kebenaran,” lanjutnya.
Ia menegaskan bahwa seluruh pencapaian yang dimiliki saat ini bukan semata karena kemampuan pribadi, melainkan karena kuasa Tuhan.
“Apa yang saya sampaikan ini bukan untuk menyombongkan diri. Semua yang saya miliki hari ini, aset dan lain sebagainya bukan karena hebatnya saya. Ini semua karena kuasa Tuhan,” katanya.
“Karena itu saya selalu percaya, ketika kita berjalan dengan benar, bekerja keras, dan tetap jujur, Tuhan akan membuka jalan yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya,” tambahnya.
Berkat kerja keras, pengalaman di dunia asuransi, serta ketekunannya dalam berusaha, S.J. Lumban Gaol akhirnya berhasil membangun Perumahan Griya Permata Asri yang berada di Kelurahan Gunung Bahagia, Balikpapan Selatan.
Penulis: Irwanto. Sianturi



















Users Today : 313
Total Users : 1289741
Views Today : 799
Total views : 6342972