Infobenua.com.Samarinda– Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah, memberikan tanggapan positif terhadap kegiatan retret yang tengah diikuti oleh Wali Kota Samarinda, Andi Harun, di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah.
Retret yang berlangsung hingga 28 Februari 2025 ini menjadi yang pertama kalinya di Indonesia, dimana kepala daerah diwajibkan untuk mengikuti acara semacam ini.
Helmi Abdullah menilai bahwa kewajiban bagi kepala daerah untuk mengikuti retret merupakan langkah yang sangat baik dalam mempererat hubungan antar daerah.
“Tujuan dari retret ini adalah untuk membangun kebersamaan antar kepala daerah, agar mereka bisa saling mengenal satu sama lain,” ujarnya ketika ditemui di Kantor DPRD Samarinda, pada Rabu (27/2/2025).
Lebih lanjut, Helmi juga melihat bahwa kegiatan ini dapat menjadi titik awal yang baik dalam memperkuat sinkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota.
Menurutnya, retret ini membuka ruang bagi kepala daerah untuk membahas dan menyatukan berbagai program dari pemerintah pusat dengan kebutuhan daerah.
“Penting bagi kita untuk menyelaraskan kebijakan, terutama dalam hal pembagian alokasi bantuan daerah dan program-program yang telah dirancang oleh pemerintah pusat,” ungkapnya.
Ia meyakini bahwa melalui retret ini, kepala daerah akan lebih memahami dan dapat merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran dalam pengelolaan anggaran serta akan memberikan dampak positif bagi cara pemerintah daerah dalam membahas anggaran.
“Dengan adanya pemahaman yang lebih jelas mengenai program-program pusat, kita bisa lebih terarah dalam membahas dan membelanjakan APBD dan APBN,” tandasnya.
Penulis Fara | Editor Eka Mandiri



















Users Today : 274
Total Users : 1291865
Views Today : 896
Total views : 6350767