Foto : Kepala Bidang Bina Marga PUPR Kutim, Wahasuna Aqla
Infobenua.com, KUTIM – Menjelang penutupan Jembatan Muara Lembak di Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kutim menyiapkan sejumlah titik pada jalur alternatif yang akan digunakan untuk pengalihan arus kendaraan. Salah satunya dengan memasang gorong-gorong sepanjang sekitar 30 meter.
Jalur alternatif tersebut dipersiapkan agar kendaraan tetap memiliki akses selama Jembatan Muara Lembak ditutup untuk penanganan. Namun, kondisi sejumlah bagian jalur dinilai membutuhkan penguatan agar mampu mendukung pergerakan kendaraan selama pengalihan berlangsung.
Kepala Bidang Bina Marga PUPR Kutim, Wahasuna Aqla, mengatakan salah satu titik memiliki kapasitas yang dinilai tidak cukup jika hanya mengandalkan kondisi awalnya. Karena itu, PUPR melakukan antisipasi melalui pemasangan gorong-gorong.
“Yang dibuatkan ini kapasitasnya semakin tidak akan mampu keadaan berat, tapi sudah kami antisipasi dengan membuatkan gorong-gorongan,” kata Aqla, Selasa (6/10/26).
Menurut Aqla, gorong-gorong tersebut memiliki panjang sekitar 30 meter dan telah terpasang. Pemasangan menjadi bagian dari pekerjaan teknis untuk mempersiapkan jalur alternatif sebelum digunakan sebagai akses pengalihan.
“Terima kasih Pak KPC sudah menyumbangkan gorong-gorong sepanjang 30 meter yang sudah terpasang,” ujarnya.
PUPR masih mencermati kondisi titik-titik lain pada jalur alternatif. Penanganan disesuaikan dengan kondisi lapangan agar ruas tersebut dapat digunakan ketika arus kendaraan mulai dialihkan.
Persiapan ini dilakukan menjelang penutupan Jembatan Muara Lembak. Pemerintah daerah menyiapkan jalur alternatif sebagai akses sementara agar mobilitas kendaraan tetap berjalan selama proses penanganan jembatan berlangsung.(adv/Kutim)
Penulis : Faradita | Editor: Redaksi







Users Today : 1339
Total Users : 1518838
Views Today : 3450
Total views : 6955822