Foto : Asrama SMA Negeri 10 Samarinda
Infobenua.com, Samarinda – Pembenahan fasilitas asrama SMA Negeri 10 Samarinda menjadi fokus Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur setelah proses belajar mengajar kembali berjalan normal. Perbaikan dilakukan untuk memastikan ratusan siswa yang tinggal di lingkungan sekolah memperoleh fasilitas yang aman dan layak.
Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud mengatakan sejumlah bagian asrama masih membutuhkan penanganan, terutama pada sektor sanitasi dan instalasi kelistrikan.
Berdasarkan hasil peninjauan di lapangan, beberapa fasilitas diketahui sudah tidak layak digunakan sehingga harus diperbaiki secara menyeluruh.
“Sebagian jaringan listrik mengalami kerusakan, bahkan beberapa komponen dilaporkan hilang sehingga perlu dilakukan penataan ulang demi menjamin keamanan penghuni asrama,” ujar Rudy.
Menurutnya, pembenahan tersebut menjadi prioritas karena SMA Negeri 10 menampung lebih dari 400 siswa dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Timur, termasuk dari wilayah Mahakam Ulu dan daerah terpencil lainnya.
Meski proses rehabilitasi masih berlangsung, aktivitas para siswa di asrama tetap berjalan. Sejumlah fasilitas di lantai bawah telah digunakan, sementara pekerjaan perbaikan di bagian lain terus dikebut tanpa mengganggu kegiatan belajar.
Rudy juga mengapresiasi kolaborasi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta perusahaan daerah yang terlibat dalam percepatan pembenahan fasilitas sekolah.
Ia menegaskan pemerintah provinsi berkomitmen menyelesaikan seluruh pekerjaan agar para siswa dapat tinggal dan belajar dengan nyaman.
“Karena itu, pemerintah provinsi berkomitmen menuntaskan seluruh pembenahan agar siswa dapat belajar dan tinggal dengan aman serta nyaman,” pungkasnya.
Penulis : Nurfa | Editor: Redaksi




















Users Today : 971
Total Users : 1384650
Views Today : 2272
Total views : 6665851