Infobenua.com Samarinda: Hutan Lindung Sungai Wain, yang terletak di Jalan Soekarno-Hatta, Balikpapan, menjadi daya tarik utama bagi pecinta wisata alam.
Kawasan seluas 162,18 hektare ini dikenal sebagai satu-satunya replika hutan asli Kalimantan yang masih terjaga keasliannya, menjadikannya destinasi penting bagi wisatawan yang berkunjung ke Kalimantan Timur, khususnya pasca-penetapan IKN.
Ketua Pokdarwis Sungai Wain, Agus Din, menjelaskan bahwa kawasan ini telah menjadi contoh pengelolaan ekowisata berbasis masyarakat. Pokdarwis Sungai Wain, yang dibentuk pada 2014 dan resmi dikukuhkan pada 2018, kini berintegrasi dengan Kelompok Tani Hutan (KTH) untuk menyelaraskan pengelolaan hutan dengan kebijakan pemerintah.
“Kami bangga karena Hutan Lindung Sungai Wain bukan hanya tempat wisata, tetapi juga representasi asli hutan Kalimantan. Wisatawan, terutama turis asing, sering menghabiskan hingga seminggu di sini untuk menikmati trekking, menginap di homestay, dan menyaksikan flora serta fauna unik,” kata Agus (24/11/2024).
Keanekaragaman Hayati yang Memukau
Hutan Lindung Sungai Wain merupakan rumah bagi berbagai flora khas seperti kayu ulin, bengkirai, meranti, dan keruing, serta tanaman unik seperti anggrek, kantung semar, dan jahe Balikpapan.
Tidak hanya itu, hewan-hewan langka seperti macan dahan, orangutan, beruang madu, dan bekantan juga menjadi daya tarik utama kawasan ini.
“Ini adalah habitat asli hewan-hewan langka yang hampir punah. Pengunjung bisa merasakan pengalaman langsung berinteraksi dengan alam melalui kegiatan trekking yang dipandu oleh agen travel lokal,” tambah Agus.
Pengelolaan dan Tantangan
Meski memiliki potensi besar, Agus mengakui bahwa pengelolaan SDM masih menjadi tantangan utama.
“Kami memerlukan lebih banyak pemandu yang terlatih untuk memberikan pengalaman wisata yang optimal. Kami juga telah membuat zonasi kawasan, mulai dari area publik, terbatas, hingga eksklusif, demi menjaga ekosistem tetap lestari,” jelasnya.
Keberadaan IKN turut memberikan peluang besar bagi Hutan Lindung Sungai Wain. Agus optimistis bahwa kawasan ini dapat menjadi destinasi wajib bagi pengunjung IKN yang ingin melihat keindahan hutan tropis asli Kalimantan.
Dengan pengelolaan berbasis komunitas dan dukungan kebijakan pemerintah, Hutan Lindung Sungai Wain diharapkan terus berkembang sebagai ikon pariwisata alam yang mendukung konservasi dan pemberdayaan masyarakat lokal
Penulis Frida editor eka mandiri


















Users Today : 882
Total Users : 1332735
Views Today : 2751
Total views : 6462384