Infobenua.com, Samarinda – Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI bersama Ikatan Guru Olahraga Nasional (Igornas) Kalimantan Timur menyelenggarakan Kejuaraan Futsal dan Bola Voli tingkat SMA/SMK se-Kaltim.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serbaguna GOR Kadrie Oening, Samarinda, pada Selasa (28/10/2025) ini diikuti oleh pelajar dari 10 kabupaten/kota di Kalimantan Timur.
Hadir dalam kegiatan tersebut Hetifah Sjaifudian, Ketua Komisi X DPR RI, yang dalam sambutannya menegaskan bahwa olahraga tidak hanya soal gerak fisik, melainkan sarana untuk menanamkan nilai-nilai karakter, kebersamaan, dan semangat nasionalisme di kalangan generasi muda.
“Momen Sumpah Pemuda ini harus kita maknai lebih dalam. Olahraga menjadi wadah untuk membangun karakter dan memperkuat rasa persatuan antar pelajar,” ungkap Hetifah.
Ia juga menekankan pentingnya menumbuhkan semangat kompetisi yang sehat di kalangan pelajar.
“Kompetisi memang penting, tapi yang lebih utama adalah bagaimana kita tetap bersatu dan menjunjung tinggi sportivitas. Melalui olahraga, kita belajar disiplin, gigih, dan saling menghargai,” tambahnya.
Hetifah berharap kolaborasi antara Igornas Kaltim, Kemenpora, serta pemerintah daerah dapat terus diperkuat agar kegiatan olahraga pelajar semakin rutin dan berkelanjutan.
“Dengan kerja sama yang solid, kegiatan seperti ini bisa menjadi wadah lahirnya atlet muda berbakat dari seluruh daerah di Kaltim,” tuturnya.
Ia juga mengapresiasi semangat para peserta yang mencapai ribuan pelajar dari 360 sekolah, meski pelaksanaan kegiatan dilakukan dalam waktu relatif singkat.
“Antusiasme pelajar luar biasa. Ini menunjukkan bahwa semangat Sumpah Pemuda benar-benar hidup di hati anak-anak kita,” ujar Hetifah.
Sementara itu, Syahruddin, Ketua Igornas Kaltim, menambahkan bahwa kegiatan olahraga juga membawa dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat.
“Setiap kali ada turnamen, masyarakat ikut terlibat. Penjual makanan, pedagang es, hingga pemilik usaha kecil merasakan dampaknya. Semua bergerak,” jelasnya.
Ia menuturkan, antusiasme masyarakat bahkan tampak hingga ke pelosok daerah.
“Saya mendapat kabar, banyak warga datang dari daerah pegunungan hanya untuk menyaksikan pertandingan voli. Dampaknya luar biasa, bukan hanya pada semangat kebersamaan, tetapi juga pada perputaran ekonomi lokal,” katanya.
Menurutnya, olahraga bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari upaya membangkitkan ekonomi rakyat kecil.
“Dari pedagang kaki lima sampai usaha rumahan seperti homestay, semua ikut merasakan manfaatnya. Jadi, olahraga membawa efek positif yang menyeluruh,” tutup Syahruddin.
Adapun hasil akhir kejuaraan, SMAN 4 Samarinda berhasil menyabet juara pertama cabang futsal, diikuti SMAN 1 Sendawar (Kutai Barat) sebagai juara kedua, SMAN 3 Bontang di posisi ketiga, dan SMAN 8 Balikpapan sebagai juara harapan.
Untuk cabang bola voli, SMAN 2 Kutai Barat keluar sebagai juara pertama, disusul SMK 1 Muara Jawa (Kutai Kartanegara) di posisi kedua, SMAN 7 Balikpapan di posisi ketiga, dan SMAN 5 Samarinda sebagai juara harapan.
Penulis : Nurfa | Editor : Eka mandiri


















Users Today : 1760
Total Users : 1440924
Views Today : 3134
Total views : 6773953