InfoBenua.com, KUKAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Pertanahan dan Penataan Ruang (DPPR) kembali menggelar seleksi penerimaan taruna Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) Yogyakarta untuk Tahun Akademik 2024/2025. Seleksi ini meliputi Program Studi Diploma IV Pertanahan dan Diploma I Pengukuran dan Pemetaan Kadastral.
Kegiatan ini, yang merupakan bagian dari program beasiswa tematik Kukar Idaman, diikuti oleh 40 peserta dari Kukar. Mereka akan menempuh ujian Computer Base Test (CBT) yang dilaksanakan di ruang CAT Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kukar pada Kamis (20/6/24).
Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, menyampaikan apresiasi kepada STPN Yogyakarta atas inisiatif dan kerjasama yang telah terjalin dengan Pemkab Kukar. “Kerjasama ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang pertanahan dan pemetaan kadastral, khususnya di Kutai Kartanegara,” ujarnya.
Menurut Sunggono, kerjasama ini bertujuan mencetak sumber daya manusia yang kompeten di bidang pertanahan dan pemetaan kadastral, yang diharapkan dapat berkontribusi langsung dalam pembangunan dan pengelolaan pertanahan di Kabupaten Kutai Kartanegara.
“Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara sangat menyadari pentingnya sektor ini dalam pembangunan dan pengelolaan sumber daya alam serta tata ruang wilayah,” tambahnya.
Sunggono juga berharap ujian CBT ini dapat menjaring calon-calon taruna yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik yang baik, tetapi juga komitmen untuk mengabdikan diri di bidang pertanahan dan pemetaan kadastral.
“Manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin, dan tunjukkan dedikasi serta komitmen kalian,” tegasnya.
Sekretaris Dinas Pertanahan dan Penataan Ruang (DPPR) Kukar, Surya Agus, menjelaskan bahwa beasiswa ini merupakan angkatan kedua hasil kerjasama Pemkab Kukar dengan STPN Yogyakarta. “Jumlah yang mendaftar sebanyak 43 orang, namun yang mengikuti tes hanya 40 orang,” jelasnya.
Surya Agus menambahkan bahwa dari 40 peserta ini, 10 orang akan mengisi program D1 dan 10 orang lainnya program D4. Total ada 20 kuota untuk program beasiswa tematik Kukar Idaman, yang menanggung semua biaya perkuliahan, termasuk biaya SPP, makan minum, dan asrama, selama 1 tahun untuk D1 dan 4 tahun untuk D4.
Pada angkatan pertama, prioritas diberikan kepada THL Dinas, meskipun slot umum juga tersedia. Tahun ini, semua kuota terbuka untuk umum dengan jumlah total 20 orang. Kami berharap mereka bisa memenuhi standar seleksi, berbeda dari tahun 2023 di mana dari 40 yang disiapkan, hanya 34 yang lolos,
Surya Agus berharap bahwa 20 peserta yang lolos akan mengisi formasi di 20 kecamatan di Kukar. “Kami berharap tahun ini semua kuota terpenuhi dengan standar yang diharapkan,” pungkasnya. (Adv)

















Users Today : 468
Total Users : 1287271
Views Today : 1064
Total views : 6335480