BALIKPAPAN, infobenua.com – Pemilik jaringan Hotel Platinum, Charles, resmi melebarkan usaha ke sektor kesehatan. Ia mengumumkan telah menuntaskan akuisisi Rumah Sakit (RS) Restu Ibu Balikpapan pada Mei 2025 lalu.
“Proses akuisisi sudah tuntas seratus persen,” ujar Charles usai bertemu Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud, baru-baru ini.
Meski kepemilikan telah beralih penuh, Charles memastikan manajemen tidak akan berubah. “Tim yang ada sudah sangat solid. Akuisisi ini lebih ke misi sosial. Saya ingin ikut memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata pengusaha yang mengawali bisnis di bidang transportasi ini.
Siapkan layanan BPJS akhir pekan
Dalam waktu dekat, Charles berencana menambah sejumlah fasilitas kesehatan. Ia juga menyiapkan layanan klinik BPJS yang dibuka pada akhir pekan.
“Kita sudah minta izin ke BPJS (Kesehatan). Katanya akhir bulan sudah bisa direalisasikan. Kalau oke, langsung jalan. Selama ini kan nggak ada layanan klinik BPJS di Sabtu dan Minggu. Masak orang sakit harus nunggu Senin,” ucapnya.
Langkah ini dinilai penting, mengingat Balikpapan merupakan kota dengan mobilitas tinggi dan jumlah penduduk yang terus bertambah. Charles, yang juga pemilik perusahaan otobus (PO) Samarinda Lestari, berharap layanan BPJS akhir pekan bisa mengurangi antrean pasien dan memberi opsi lebih fleksibel bagi warga.
Profil RS Restu Ibu
RS Restu Ibu bukan pemain baru di dunia kesehatan Balikpapan. Berlokasi di Jalan Jenderal A. Yani No. 12, rumah sakit ini berawal dari klinik bersalin pada 1976, sebelum berkembang menjadi rumah sakit umum di bawah naungan PT Restu Ibu Utama.
Lonjakan besar terjadi pada 2004–2006 ketika fasilitas, gedung, dan alat kesehatan diperluas. Saat ini, RS Restu Ibu berstatus rumah sakit kelas C dengan akreditasi Paripurna.
Layanannya mencakup instalasi gawat darurat 24 jam, poliklinik spesialis dan subspesialis, radiologi, laboratorium, hemodialisa, fisioterapi, hingga farmasi yang beroperasi sepanjang hari.
Fasilitas rawat inap menampung 158 tempat tidur, mulai dari kelas III hingga Super VIP. Lebih dari 60 dokter spesialis dan subspesialis melayani pasien, dengan poliklinik buka Senin–Sabtu pukul 08.00–21.00 Wita.
Meski melayani pasien BPJS, RS Restu Ibu juga menyasar segmen premium dengan variasi kamar Asoka hingga Super VIP, serta layanan pendaftaran via WhatsApp dan fleksibilitas memilih dokter.
Tantangan dan visi
Charles menegaskan motivasi akuisisi bukan semata bisnis, melainkan kontribusi sosial. “Saya ingin sektor ini tidak hanya bicara bisnis. Ada tanggung jawab sosial di dalamnya. Apalagi kesehatan adalah kebutuhan dasar,” ujarnya.
Meski begitu, RS Restu Ibu tetap menghadapi tantangan. Persaingan dengan rumah sakit swasta maupun negeri di Balikpapan kian ketat, seiring rencana pembangunan sejumlah rumah sakit baru menyusul geliat Ibu Kota Nusantara (IKN).
Namun, inisiatif membuka layanan BPJS akhir pekan diyakini bisa menjadi pembeda. “Kalau bisa memberi manfaat bagi masyarakat luas, kenapa tidak?” tutup Charles.[]Dedi M



















Users Today : 395
Total Users : 1340816
Views Today : 899
Total views : 6483954