InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Pelaku Akui Kesalahan, Kasus Perselisihan Jalan Anggur Berakhir Damai

by Eka Mandiri
Jumat, 17 Juli 2026, 18:39
in Berita, Samarinda
Bagikan

Ket Foto: Suasana konferensi pers di Polsek Samarinda Ulu terkait penyelesaian kasus perselisihan antar pengguna jalan yang terjadi di kawasan Jalan Anggur, Jumat (17/7/2026).

Infobenua.com Samarinda – Perkara dugaan penganiayaan yang dipicu perselisihan antar pengendara di kawasan Jalan Anggur, Samarinda Ulu, resmi dihentikan setelah para pihak mencapai kesepakatan damai. Penyelesaian dilakukan melalui mekanisme restorative justice yang difasilitasi kepolisian.

Kapolsek Samarinda Ulu, AKP Asriadi menjelaskan, insiden tersebut bermula dari ketegangan yang terjadi saat para pihak berada di jalan raya. Situasi yang awalnya hanya berupa kesalahpahaman kemudian berkembang menjadi tindakan fisik karena emosi yang tidak terkendali.

Menurutnya, peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih mengutamakan sikap tenang ketika menghadapi persoalan di jalan. Ia menilai banyak konflik dapat dicegah apabila para pengendara mampu menahan emosi dan mengedepankan komunikasi.

“Jangan sampai persoalan kecil di jalan berkembang menjadi tindakan yang merugikan semua pihak. Kesabaran dan komunikasi menjadi kunci untuk mencegah konflik,” ujar Asriadi saat memberikan keterangan kepada awak media, Jumat (17/7/2026).

Usai menerima laporan dari korban, jajaran Polsek Samarinda Ulu langsung melakukan penyelidikan. Sejumlah saksi dimintai keterangan, bukti-bukti dikumpulkan, termasuk rekaman CCTV yang beredar di media sosial dan lingkungan sekitar lokasi kejadian.

Hasil pemeriksaan menunjukkan ada lima orang yang berada di tempat kejadian saat peristiwa berlangsung. Dari jumlah tersebut, dua orang diketahui terlibat dalam aksi pemukulan, sedangkan tiga lainnya hanya berada di lokasi dan tidak ikut melakukan kekerasan.

Kedua terduga pelaku kemudian mendatangi kantor polisi untuk menyerahkan diri beberapa hari setelah kejadian. Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk kooperatif dalam proses hukum yang sedang berjalan.

Polisi juga memastikan tidak ditemukan penggunaan senjata ataupun benda berbahaya dalam insiden tersebut. Korban mengalami luka ringan akibat pukulan yang dilakukan menggunakan tangan kosong.

“Peristiwa ini tidak direncanakan sebelumnya. Tidak ada hubungan pribadi maupun konflik lama antara korban dan pelaku. Mereka bahkan tidak saling mengenal,” terang Asriadi.

Dalam perkembangannya, korban menyampaikan keinginan untuk menempuh jalur damai. Kepolisian lalu memfasilitasi proses mediasi hingga kedua belah pihak mencapai kesepakatan yang diterima bersama.

Selain menyampaikan permintaan maaf secara langsung, pihak pelaku juga memberikan bantuan biaya pengobatan kepada korban sebagai bentuk tanggung jawab atas peristiwa yang terjadi. Kesepakatan tersebut kemudian dituangkan dalam dokumen resmi sebagai dasar penghentian proses perkara.

Kapolsek menegaskan bahwa keputusan damai lahir dari kesadaran para pihak tanpa adanya tekanan maupun intervensi dari pihak mana pun.

“Korban secara sukarela memilih menyelesaikan perkara ini melalui perdamaian. Kepolisian hanya memfasilitasi proses mediasi agar penyelesaian dapat berjalan dengan baik,” katanya.

Sementara itu, korban Satya Nur Rahmadani mengaku menerima permohonan maaf yang disampaikan para pelaku. Ia menilai penyelesaian secara kekeluargaan menjadi pilihan terbaik setelah melihat adanya itikad baik dari pihak yang bersangkutan.

Menurut Satya, keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan berbagai aspek dan bukan semata-mata karena bantuan biaya pengobatan yang diberikan.

“Saya berharap kejadian ini cukup sampai di sini dan menjadi pelajaran bersama agar lebih bijak ketika menghadapi masalah di jalan,” ujarnya.

Ia juga memastikan kondisi keluarganya yang saat kejadian berada bersamanya tidak mengalami gangguan berarti. Ke depan, dirinya berharap masyarakat lebih mengutamakan penyelesaian secara baik-baik daripada menggunakan kekerasan saat menghadapi perselisihan.

Dengan tercapainya kesepakatan damai, kasus tersebut resmi ditutup melalui pendekatan restorative justice. Kepolisian berharap langkah itu dapat memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa penyelesaian konflik secara bertanggung jawab dan penuh kesadaran jauh lebih bermanfaat dibandingkan memperpanjang perselisihan.

Penulis Nisnun Editor Eka Mandiri

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Warga Muara Badak Resahkan Rehabilitasi Jembatan Sambera yang Dinilai Tak Sesuai Spesifikasi

Kamis, 24 Februari 2022, 21:32
Tambang Diduga Koridor di Siluq Ngurai , Minta Aparat Eksekusi

Tambang Diduga Koridor di Siluq Ngurai , Minta Aparat Eksekusi

Kamis, 9 Juni 2022, 23:48
H. Sigit Alfian Nahkodai SIJAKA di Kota Bontang Berikut Harapannya

H. Sigit Alfian Nahkodai SIJAKA di Kota Bontang Berikut Harapannya

Jumat, 1 April 2022, 10:02
Persiapan Pelantikan KMB Kaltim 2022, KMB Kaltim akan Meningkatkan Eksistensi, Gerakan, Elektabilitas Organisasi, Serta Mampu Mengabdi untuk Masyarakat

Persiapan Pelantikan KMB Kaltim 2022, KMB Kaltim akan Meningkatkan Eksistensi, Gerakan, Elektabilitas Organisasi, Serta Mampu Mengabdi untuk Masyarakat

Rabu, 9 Maret 2022, 22:17
Danlanud Dhomber Balikpapan Dedy Susanto Pamitan, Kepada Anggota DPRD Balikpapan

Danlanud Dhomber Balikpapan Dedy Susanto Pamitan, Kepada Anggota DPRD Balikpapan

0
Ketua DPRD Balikpapan Belum Terima Nama Dari Fraksi Untuk Perubahan AKD

Ketua DPRD Balikpapan Belum Terima Nama Dari Fraksi Untuk Perubahan AKD

0
DPRD Balikpapan Akan Melakukan Perombakan AKD

DPRD Balikpapan Akan Melakukan Perombakan AKD

0
HUT Kota Samarinda ke-354 dan HUT Pemkot Samarinda ke-62, Pemkot Melakukan Penghijauan di sungai Karang mumus

HUT Kota Samarinda ke-354 dan HUT Pemkot Samarinda ke-62, Pemkot Melakukan Penghijauan di sungai Karang mumus

0
Pejabat Iran Gencarkan Seruan Pembalasan Pascawafatnya Ali Khamenei

Pejabat Iran Gencarkan Seruan Pembalasan Pascawafatnya Ali Khamenei

Jumat, 17 Juli 2026, 23:19
AS Perluas Serangan ke Iran, Teheran Ancam Hancurkan Infrastruktur Kawasan

AS Perluas Serangan ke Iran, Teheran Ancam Hancurkan Infrastruktur Kawasan

Jumat, 17 Juli 2026, 23:07
Prancis Sahkan RUU Bantuan Kematian, Menunggu Putusan Dewan Konstitusi

Prancis Sahkan RUU Bantuan Kematian, Menunggu Putusan Dewan Konstitusi

Jumat, 17 Juli 2026, 22:55
Lantik 78 Pejabat Struktural, Wamen Ossy: Rotasi dan Promosi Jabatan Bentuk Birokrat yang Adaptif

Lantik 78 Pejabat Struktural, Wamen Ossy: Rotasi dan Promosi Jabatan Bentuk Birokrat yang Adaptif

Jumat, 17 Juli 2026, 22:39

Infobenua.com TVChannel

Statistik Pengunjung

1376373
Users Today : 1273
Total Users : 1376373
Views Today : 3542
Total views : 6646997
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Copyright © 2017-2025 InfoBenua.com