Foto: Ketua Komisi III DPRD Kukar, Farida
INFOBENUA.COM, KUKAR – Musim hujan membawa tantangan besar bagi petani di Kukar. Jalan-jalan pertanian yang rusak memperparah proses distribusi hasil panen, membuat petani semakin sulit mengangkut komoditas ke tempat penimbangan.
Ketua Komisi III DPRD Kukar, Farida, menjelaskan bahwa persoalan ini harus segera ditangani secara merata. Ia mengatakan kerusakan tidak hanya terjadi di satu wilayah, tetapi hampir di seluruh kecamatan.
“Musim hujan ini memperburuk kondisi jalan pertanian,” ujarnya, Jumat (21/11/2025).
Farida sudah mengajukan usulan perbaikan melalui APBD, namun realisasinya masih belum optimal. Padahal dampaknya langsung dirasakan petani, terutama ketika buah sawit gagal keluar tepat waktu.
“Kalau jalan rusak, hasil panen bisa busuk. Itu merugikan petani,” katanya.
Ia menilai pembangunan masih belum menyentuh semua daerah secara seimbang. Banyak titik pertanian yang tertinggal dan belum mendapatkan perhatian memadai.
Menurut Farida, komitmen politik untuk memperkuat sektor pertanian harus diwujudkan dengan program nyata. Infrastruktur pertanian harus menjadi prioritas.
Ia menegaskan bahwa jalan pertanian, perikanan, dan fasilitas pendukung lainnya merupakan janji yang akan terus ia perjuangkan.
“Jangan hanya fokus di titik tertentu. Semua kecamatan harus merasakan pembangunan,” tuturnya.
Farida optimistis, dengan kerja sama semua pihak, pemerataan infrastruktur sektor pertanian bisa terwujud dalam waktu dekat. (Adv/RD)




















Users Today : 1200
Total Users : 1269850
Views Today : 3560
Total views : 6286759