Infobenua.com Samarinda – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur terus mengibarkan komitmen inklusivitas, meski pada kenyataannya kuota khusus bagi pemuda penyandang disabilitas di salah satu program unggulan belum terisi.
Salah satu program yang dimaksud adalah Pendidikan Kader Talenta Muda. Dalam pelaksanaannya baru-baru ini, dari 50 kursi peserta yang tersedia, lima di antaranya telah disisihkan secara khusus untuk pemuda disabilitas. Sayangnya, kesempatan ini belum dimanfaatkan sama sekali.
“Pendaftarannya sudah kami buka lebar, tapi untuk kuota disabilitas kemarin, tidak ada yang mendaftar,” ungkap Rusmulyadi, Analis Kebijakan Ahli Muda Bidang Pengembangan Pemuda Dispora Kaltim, saat ditemui di Gedung Kadrie Oening Tower, Senin(28/8/2025).
Ia menegaskan, penyediaan kuota ini bukan sekadar formalitas. Dalam petunjuk teknis program, alokasi lima kursi tersebut tertulis jelas dan sifatnya mutlak—tidak bisa dialihkan kepada peserta umum.
“Dari total 50 peserta, lima kursi adalah hak pemuda disabilitas. Itu sudah aturan kami, tidak boleh diganggu gugat,” tegasnya.
Bagi Dispora Kaltim, angka 10 persen dari total peserta ini memiliki makna yang jauh lebih dalam daripada sekadar proporsi. Angka tersebut mencerminkan keseriusan dalam memberi ruang setara bagi pemuda penyandang disabilitas untuk ikut membangun kualitas sumber daya manusia daerah.
“Kalau kita hitung, lima dari lima puluh peserta berarti sepuluh persen. Itu porsi yang cukup besar, dan memang kami siapkan khusus untuk mereka,” jelasnya.
Meski kali ini kuota masih kosong, Rusmulyadi memastikan Dispora Kaltim tidak akan surut langkah. Setiap program ke depan akan tetap membuka peluang sebesar-besarnya bagi keterlibatan pemuda disabilitas.
“Saya berharap ke depannya mereka mau memanfaatkan ruang yang sudah kami sediakan. Kesempatan ini akan selalu ada,” pungkasnya.(adv/dani/red)









Users Today : 1502
Total Users : 1522603
Views Today : 4188
Total views : 6965536