Foto : Kunjungan perdana Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ke Kota Balikpapan
Infobenua.com, Samarinda — Kunjungan perdana Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ke Kota Balikpapan disambut antusias oleh masyarakat. Sejak siang hari, warga tampak memadati sejumlah titik keramaian, salah satunya Lapangan Merdeka, untuk menyaksikan langsung kehadiran orang nomor satu di Indonesia tersebut.
Bagi sebagian warga, kehadiran Presiden Prabowo menjadi momen istimewa yang jarang terjadi. Acong (46), warga Jalan Sudirman yang berprofesi sebagai petani sawit, mengaku sengaja datang untuk melihat langsung kunjungan Presiden ke Balikpapan.
Menurutnya, kehadiran kepala negara membawa suasana berbeda dan menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat.
“Sebagai warga negara, tentu kami sangat bahagia. Ini momen yang jarang, suasana kota juga terasa lebih ramai sejak Pak Prabowo datang,” ujar Acong.
Ia menilai kunjungan Presiden Prabowo menjadi momentum penting bagi masa depan Balikpapan. Acong berharap, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, pembangunan kota dapat berjalan lebih baik, sekaligus memperkuat persatuan dan kehidupan sosial masyarakat.
“Harapannya Balikpapan makin maju, warganya rukun, tidak mudah terprovokasi, dan kehidupan beragamanya juga semakin baik,” katanya.
Terkait agenda peresmian proyek Refinery Development Master Plan (RDMP), Acong menilai modernisasi kilang minyak memiliki arti strategis bagi Balikpapan sebagai salah satu pusat energi nasional. Ia berharap proyek tersebut berdampak langsung pada kelancaran pasokan bahan bakar minyak bagi masyarakat.
“Karena kilang minyak ada di Balikpapan, harapannya BBM ke depan lebih lancar. Antrean di SPBU sekarang kadang sampai memakan badan jalan,” ungkapnya.
Selain kelancaran pasokan, Acong juga menaruh harapan pada kebijakan harga energi. Ia berharap pemerintah dapat menekan harga BBM dan LPG agar lebih terjangkau, terutama bagi masyarakat menengah ke bawah.
“Keinginan warga tentu harga yang lebih murah. Pertalite misalnya bisa di kisaran Rp7.000 sampai Rp8.000. Semoga di era Presiden Prabowo, harga BBM, gas, dan LPG bisa lebih terjangkau,” ujarnya.
Ia juga menyoroti persoalan distribusi LPG 3 kilogram yang dinilai masih menyulitkan masyarakat. Menurutnya, proses pembelian di pangkalan kerap membutuhkan waktu lama dengan persyaratan administrasi yang cukup rumit.
“Kalau beli di pangkalan harus bawa KTP dan KK, antreannya juga lama. Kalau mau cepat harus ke pengecer, tapi harganya lebih mahal,” katanya.
Meski demikian, Acong tetap optimistis kunjungan Presiden Prabowo ke Balikpapan, termasuk peresmian proyek RDMP, akan membawa dampak positif bagi kota tersebut.
“Kami berharap ke depan kondisinya lebih baik. Energi lancar, harga terjangkau, dan ekonomi masyarakat juga ikut meningkat,” pungkasnya.
Penulis : Nurfa








Users Today : 3940
Total Users : 1575140
Views Today : 8415
Total views : 7077041