Teks foto: Ruang Podcast KPU Kaltim yang diresmikan oleh Ketua KPU RI, Mochammad Afifuddin, Sabtu 7 Maret 2026. (HO-KPU Kaltim)
Infobenua.com Samarinda— Komisi Pemilihan Umum Kalimantan Timur menghadirkan inovasi baru dalam sosialisasi demokrasi dengan mengoperasikan studio podcast di kantor KPU Kaltim di Jalan Basuki Rahmat, Samarinda. Fasilitas tersebut diresmikan langsung oleh Ketua KPU RI, Mochamad Afifuddin, Sabtu (7/3/2026).
Studio podcast itu disiapkan sebagai sarana komunikasi publik untuk membahas berbagai isu kepemiluan sekaligus memperluas literasi demokrasi di masyarakat menjelang Pemilu 2029.
Tidak hanya digunakan oleh internal KPU, fasilitas tersebut juga dibuka bagi masyarakat, organisasi masyarakat sipil, hingga mahasiswa yang ingin menggelar diskusi atau kegiatan edukasi politik.
Ketua Divisi Partisipasi Masyarakat, Sosialisasi, dan Pendidikan Pemilih KPU Kaltim, Asmadi Asnan, mengatakan kehadiran ruang podcast tersebut diharapkan dapat menjadi jembatan komunikasi antara penyelenggara pemilu, peserta pemilu, dan masyarakat.
Menurutnya, format diskusi melalui podcast dinilai lebih fleksibel dan mudah diterima, terutama oleh kalangan generasi muda yang akrab dengan platform digital.
“Fasilitas ini kami siapkan sebagai ruang dialog terbuka. Diskusi tentang demokrasi bisa dikemas dengan cara yang lebih santai namun tetap memberikan pemahaman yang baik kepada masyarakat,” ujar Asmadi.

KPU Kaltim juga membuka kesempatan bagi kalangan akademisi dan mahasiswa untuk memanfaatkan fasilitas tersebut secara gratis.
“Organisasi kemahasiswaan seperti Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dapat menggunakan studio podcast maupun aula KPU untuk kegiatan diskusi, seminar, atau edukasi kepemiluan dengan mengajukan permohonan secara resmi,” jelasnya.
Langkah digitalisasi tersebut turut didorong oleh meningkatnya tingkat partisipasi pemilih di Kalimantan Timur dalam beberapa pemilu terakhir.
Pada Pemilihan Gubernur 2019, partisipasi pemilih tercatat sekitar 64 persen. Angka tersebut meningkat menjadi sekitar 79 persen pada Pemilu 2024.
Dalam kesempatan yang sama, Afifuddin juga menyinggung upaya penguatan kelembagaan KPU menjelang tahapan Pemilu 2029.
Salah satunya melalui wacana percepatan proses seleksi anggota KPU di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota agar tidak terjadi pergantian personel ketika tahapan pemilu telah berjalan.
Ia menyebutkan seleksi anggota KPU RI diperkirakan mulai berlangsung pada Oktober 2026.
“Sementara itu, percepatan seleksi di tingkat daerah masih dalam tahap pembahasan untuk memastikan stabilitas lembaga penyelenggara pemilu,” katanya.
Selain itu, Afifuddin menegaskan terdapat tiga agenda prioritas nasional yang perlu diperkuat oleh KPU sebagaimana arahan dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.
Ketiga agenda tersebut meliputi pemutakhiran data pemilih berkelanjutan, pengembangan teknologi informasi pemilu, serta peningkatan sosialisasi kepada kelompok marginal, penyandang disabilitas, dan masyarakat di wilayah terpencil.
Ia mengapresiasi inovasi yang dilakukan KPU Kalimantan Timur dan berharap fasilitas podcast tersebut dapat menjadi sarana komunikasi publik yang efektif dalam membahas isu-isu demokrasi dengan pendekatan yang lebih ringan dan mudah dipahami masyarakat.
Penulis: Frida | Editor: Eka Mandiri


















Users Today : 163
Total Users : 1313952
Views Today : 256
Total views : 6422768