Bontang, Infobenua – Ketua DPRD Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam mengatakan jika untuk bisa merealisasikan 16 rekomendasi penanganan banjir dari Pansus Banjir tidak dapat seluruhnya dalam waktu yang bersamaan.
Tentu proses penyelesaiannya dibutuhkan waktu secara bertahap. Ia pun selalu mendorong 10 persen dari APBD khusus digunakan untuk penanganan banjir di Bontang.
“Tidak bisa sekaligus, memang harus bertahap,” katanya. Jum’at (26/03/2021).
Katanya, apalagi saat ini, ditambah minimnya APBD Bontang karena wabah covid-19 sehingga 16 rekomendasi tersebut belum bisa bisa direalisasikan sepenuhnya.
“Harus diketahui, tidak semua APBD Bontang untuk menangani banjir,” sebutnya.
Disebutnya, karena yang menjadi prioritas tidak hanya untuk penanganan banjir, pun seperti pendidikan dan kesehatan perlu perhatian pemerintah. Menurutnya, untuk mensiasati 16 rekomendasi itu dengan cara dikerjakan secara bertahap. Terpenting penanganan banjir dilakukan berangsur. Sehingga dampak dan pengerjaannya terlihat.
“Setidaknya kerjakan yang penting dulu. Seperti pendalaman sungai, penurapan dan lainnya. Sisa baru menyusul, walaupun perlahan tapi pasti dikerjakan” bebernya. *
— Reporter: Jis
— Editor: Ru


















Users Today : 210
Total Users : 1268860
Views Today : 467
Total views : 6283666