InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Kejadian Bencana di Sumatera Jadi Peringatan Penguatan Mitigasi Nasional

by Eka Mandiri
Jumat, 19 Desember 2025, 22:42
in Berita, Kaltim
Bagikan

Foto : Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Sri Wahyuni

Infobenua.com, Samarinda – Rentetan bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera, seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, menjadi peringatan serius bahwa risiko kebencanaan di Indonesia kian meningkat dan menuntut kesiapan nasional yang berkelanjutan.

Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Sri Wahyuni, menilai kejadian tersebut tidak dapat dipandang sebagai peristiwa yang berdiri sendiri.

Menurutnya, bencana yang terjadi secara beruntun mencerminkan tantangan lingkungan yang semakin kompleks dan memerlukan respons terstruktur dari negara maupun masyarakat.

“Bencana hari ini menunjukkan bahwa ancaman terhadap bangsa tidak selalu berbentuk konflik atau tekanan eksternal, tetapi juga datang dari kondisi alam yang menuntut kesiapsiagaan, disiplin, dan ketangguhan,” ujarnya.

Sri menekankan bahwa dalam konteks kekinian, bela negara harus dimaknai sebagai kemampuan menghadapi situasi krisis secara sistematis.

Kesiapan tersebut mencakup penguatan mitigasi bencana, tata kelola risiko, hingga kesadaran publik terhadap potensi ancaman lingkungan.

Ia juga mengingatkan bahwa wilayah-wilayah yang kini terdampak bencana memiliki peran penting dalam sejarah perjalanan bangsa.

Karena itu, peristiwa ini patut dijadikan momentum refleksi untuk memperkuat ketahanan nasional, terutama dalam menghadapi bencana alam yang diperkirakan akan semakin sering terjadi.

“Pengalaman sejarah membuktikan bangsa ini mampu bertahan dalam kondisi paling genting. Tantangannya sekarang adalah bagaimana nilai kesiapsiagaan itu diwujudkan dalam menghadapi bencana alam yang terus berulang,” jelasnya.

Lebih lanjut, Sri menyoroti bahwa ancaman kebangsaan saat ini bersifat non-konvensional, mulai dari perubahan iklim, krisis lingkungan, hingga dampak sosial yang mengikutinya. Kondisi tersebut menuntut pendekatan bela negara yang lebih adaptif dan relevan dengan dinamika zaman.

Ia berharap rangkaian bencana yang terjadi dapat menjadi pelajaran penting bagi semua pihak untuk memperkuat sistem mitigasi, meningkatkan ketahanan masyarakat, serta memastikan arah pembangunan nasional semakin responsif terhadap risiko lingkungan.

Penulis : Nurfa editor redaksi

Views Count: 2

Infobenua.com TVChannel

Statistik Pengunjung

1561709
Users Today : 3120
Total Users : 1561709
Views Today : 5824
Total views : 7052231
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Copyright © 2017-2025 InfoBenua.com