Balikpapan ,infobenua.com— Polres Balikpapan berhasil mengungkap kasus pencurian satu unit truk yang sempat ditinggalkan pemiliknya di kawasan Jalan MT Haryono, tepatnya di depan International School. Dalam peristiwa tersebut, empat orang pelaku telah diamankan oleh jajaran Reskrim Polres Balikpapan.
Kanit Jatanras polresta Balikpapan Ipda Elfra.SH menjelaskan bahwa truk tersebut awalnya digunakan untuk mengangkut barang-barang elektronik dari tempat kerja pelapor. Namun, kendaraan tersebut mengalami mogok dan terpaksa ditinggalkan oleh pemiliknya.
“Setelah kendaraan ditinggal, datanglah tiga pelaku berinisial T (56), HR (28), dan HRD (44). Melihat truk yang tidak dijaga, mereka memecahkan kaca samping kiri truk menggunakan Kapak , kemudian berusaha menyalakan kendaraan tersebut. Karena tidak berhasil, mereka kemudian menghubungi jasa towing untuk memindahkan truk ke seberang,” jelas Kanit Jatanras polresta Balikpapan Ipda Elfra.SH
Truk tersebut kemudian dibawa dengan menggunakan kapal ferry ke daerah Penajam. Di sana, kendaraan dijual kepada pelaku lain berinisial HRN (25) seharga sekitar Rp50 juta. Uang hasil penjualan diketahui telah habis digunakan oleh para pelaku.
Berbekal laporan dari pemilik kendaraan, tim operasional Reskrim Polres Balikpapan melakukan penyelidikan hingga ke Penajam. HRN berhasil diamankan saat sedang mengemudikan truk di kawasan Kilometer 38. Selanjutnya, polisi juga mengamankan tiga pelaku lainnya.
“Keempat pelaku ini tidak memiliki hubungan keluarga, mereka hanya berteman. Saat menjual truk, salah satu pelaku berpura-pura sebagai pemilik sah kendaraan. Penjualan dilakukan melalui media sosial,” tambah Ipda Efra
Terhadap para pelaku, polisi menjerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, yang ancaman hukumannya maksimal tujuh tahun penjara.
Ipda Efra juga menyampaikan bahwa komplotan ini juga melakukan kasus serupa yaitu kasus pencurian di salah satu rumah yang ditinggal penghuninya
Saat ini kasus tersebut sedang ditangani oleh Polsek Balikpapan Utara.
“Kasus-kasus seperti ini menjadi perhatian kami, dan kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila mengalami kejadian serupa,” pungkasnya.
Penulis Irwanto Sianturi
















Users Today : 423
Total Users : 1366661
Views Today : 1625
Total views : 6609268