Infobenua.com, JAKARTA — Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto melakukan mutasi dan rotasi sejumlah perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) Polri melalui telegram perdana setelah dilantik sebagai Kapolri.
Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Berdasarkan laporan sejumlah media, mutasi kali ini mencakup 88 Pati dan Pamen serta menyentuh sejumlah jabatan strategis di tingkat Mabes Polri hingga kewilayahan.
Salah satu jabatan yang mengalami perubahan adalah Kapolda Sumatera Utara (Sumut). Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto dimutasi dari jabatan tersebut dan selanjutnya dipercaya sebagai Wakil Inspektorat Pengawasan Umum (Wairwasum) Polri.
Posisi Kapolda Sumut selanjutnya dipercayakan kepada Brigjen Pol Sonny Irawan, yang sebelumnya menjabat Kepala Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Kasespimmen) Sespim Lemdiklat Polri.
Sonny bukan sosok baru di lingkungan Polda Sumut. Ia sebelumnya pernah menjabat sebagai Wakapolda Sumut pada Desember 2025 hingga Juli 2026.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan mutasi dan rotasi merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri.
“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Hal ini dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian,” kata Johnny dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (3/10/2026).
Selain Kapolda Sumut, sejumlah jabatan Kapolda di berbagai wilayah juga mengalami pergantian.
Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri diangkat menjadi Irwasum Polri. Posisinya sebagai Kapolda Metro Jaya kemudian diisi Irjen Pol Dadang Hartanto, yang sebelumnya menjabat Kapolda Maluku.
Jabatan Kapolda Maluku selanjutnya dipercayakan kepada Irjen Pol Suwondo Nainggolan, yang sebelumnya menjabat Aslog Kapolri.
Di Riau, Irjen Pol Hery Heryawan dimutasi menjadi Kabaharkam Polri. Posisi Kapolda Riau selanjutnya diisi Irjen Pol Arman Achdiat.
Sementara itu, Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Rudi Darmoko digantikan Irjen Pol Reza Arief Dewanto. Rudi selanjutnya dimutasi sebagai Kalemdiklat Polri.
Di Jawa Barat, Irjen Pol Pipit Rismanto digantikan Irjen Pol Hengki, yang sebelumnya menjabat Kapolda Banten. Pipit selanjutnya menjadi Pati Polri dalam rangka penugasan pada Kementerian Hukum.
Jabatan Kapolda Banten kemudian dipercayakan kepada Brigjen Pol Hendra Kurniawan, yang sebelumnya menjabat Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat II Sespim Lemdiklat Polri.
Di Jawa Tengah, Irjen Pol Ribut Hari Wibowo digantikan Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan. Ribut selanjutnya menempati posisi Wakalemdiklat Polri.
Untuk Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto dimutasi menjadi Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri. Posisinya sebagai Kapolda Jatim digantikan Irjen Pol Dekananto Eko Purwono yang sebelumnya menjabat Wakapolda Metro Jaya.
Pergantian juga terjadi di Polda Bali. Irjen Pol Daniel Adityajaya dimutasi sebagai Pati Bareskrim Polri dalam rangka penugasan luar struktur. Jabatan Kapolda Bali selanjutnya diisi Brigjen Pol Pasma Royce.
Di Sumatera Barat, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy digantikan Irjen Pol Irken Jawari. Sementara Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro digantikan Irjen Pol Awal Chairuddin.
Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno Halomoan Siregar digantikan Irjen Pol Widodo. Selanjutnya, Kapolda Gorontalo Irjen Pol Widodo digantikan Irjen Pol Nurworo Danang.
Pergantian juga terjadi di Polda Sumatera Selatan. Irjen Pol Sandi Nugroho dimutasi sebagai Pati Bareskrim Polri dalam rangka penugasan luar struktur dan posisinya sebagai Kapolda Sumsel digantikan Brigjen Pol Rony Samtana.
Di Sulawesi Tengah, jabatan Kapolda yang sebelumnya dipercayakan kepada Irjen Pol Nasri selanjutnya diisi Irjen Pol Rizal Irawan. Sedangkan Kapolda Sulawesi Barat Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta digantikan Irjen Pol Totok Suharyanto.
Untuk Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Irjen Pol Anggoro Sukartono dimutasi sebagai Pati Baharkam Polri dalam rangka penugasan pada Wantimpres. Posisinya sebagai Kapolda DIY digantikan Irjen Pol Langgeng Purnomo.
Sementara itu, Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol Asep Safrudin diangkat sebagai Kabareskrim Polri menggantikan Komjen Pol Syahardiantono. Posisi Kapolda Kepri selanjutnya dijabat Irjen Pol Suhendri.
Mutasi tersebut menjadi langkah awal Suyudi Ario Seto setelah resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Kapolri di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026). Pelantikan Suyudi berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 96/POLRI Tahun 2026.[]








Users Today : 1289
Total Users : 1510981
Views Today : 2809
Total views : 6941099