Ket. Foto: Kepala Dinas PUPR-PERA Kaltim, A.M Fitra Firnanda.
Infobenua.com Samarinda – Kondisi jalan provinsi di Kalimantan Timur belum sepenuhnya dalam keadaan baik. Saat ini, tingkat kemantapan baru mencapai 82 persen. Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Perumahan Rakyat (PUPR-PERA) Kaltim menargetkan peningkatan hingga 85 persen pada 2025.
Kepala Dinas PUPR-PERA Kaltim, A.M Fitra Firnanda, mengungkapkan bahwa pembangunan jalan telah disusun dalam rencana jangka panjang hingga 2030.
“Kami sudah memiliki peta jalan pembangunan infrastruktur. Targetnya, sebelum 2030 kondisi jalan provinsi sudah mencapai 100 persen mantap,” jelasnya.
Jalan provinsi yang membentang dari Paser hingga Berau sepanjang 938,85 kilometer, dengan kerusakan paling banyak ditemukan di Kutai Timur.
Untuk jalan berstatus nasional, menurutnya, menjadi kewenangan pemerintah pusat.
Namun, Gubernur Kaltim telah menjalin koordinasi dengan Kementerian PUPR agar perbaikan dilakukan menggunakan konstruksi beton agar lebih tahan lama.
Selain itu, ia juga menyinggung pembangunan akses antara Kutai Barat dan Mahakam Ulu dari Tering hingga Ujoh Bilang.
“Proyek ini dilaksanakan secara kolaboratif antara pusat, provinsi, dan kabupaten, tetapi nantinya akan menjadi jalan nasional. Terutama di segmen II sepanjang 31 kilometer, akses ini sangat penting untuk menghubungkan Kaltim dengan jalur poros menuju Kalimantan Tengah,” tambahnya.
(adv/diskominfokaltim).
Penulis Nisnun Editor Eka Mandiri








Users Today : 925
Total Users : 1534499
Views Today : 1851
Total views : 6989174