Infobenua.com Samarinda: Dinas Pariwisata Kalimantan Timur (Dispar Kaltim) terus menggencarkan program Familiarization Trip (FAMTRIP) sebagai langkah penetrasi informasi destinasi wisata.
Kepala Bidang Pengembangan dan Pemasaran Pariwisata Dispar Kaltim, Baihaqi Restiawan, menjelaskan bahwa program ini dirancang secara strategis dengan mengacu pada data tren wisatawan dan dinamika situasi setiap tahunnya.
“FAMTRIP ini tidak hanya untuk promosi, tetapi juga untuk menjaga penetrasi informasi destinasi. Karena setiap tahun pasti ada perubahan, baik dari tren wisatawan maupun dari munculnya destinasi baru,” ujar Baihaqi, Jumat (22/11/2024).
Menurutnya, program ini tidak dilakukan secara sembarangan. Pemilihan lokasi FAMTRIP berdasarkan analisis data yang dilakukan oleh bidang intelijen pasar di Dispar Kaltim.
“Kami menganalisis kecenderungan wisatawan. Contohnya, jika data menunjukkan tahun depan minat ke pantai meningkat, maka fokus promosi destinasi kami akan diarahkan ke sana,” tambah Baihaqi.
Tiga Jilid FAMTRIP Setiap Tahun
Dispar Kaltim merancang FAMTRIP dalam dua hingga tiga jilid setiap tahunnya, dengan lokasi yang berbeda di setiap sesi. Langkah ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan mempromosikan berbagai jenis destinasi yang ada di Kalimantan Timur.
Baihaqi juga mengungkapkan pentingnya menyesuaikan promosi dengan situasi terkini.
“Sebelum pandemi COVID-19, wisatawan cenderung memilih pantai. Saat pandemi, mereka lebih sering ke pusat perbelanjaan. Ini menunjukkan betapa pentingnya membaca situasi sebelum menentukan fokus promosi,” jelasnya.
Fokus pada Destinasi Baru
Selain mempromosikan destinasi yang sudah populer, FAMTRIP juga memberi perhatian khusus pada pengenalan destinasi baru. Program ini diharapkan dapat memperluas pilihan wisata bagi masyarakat sekaligus meningkatkan daya saing pariwisata Kalimantan Timur di tingkat nasional.
“Dengan adanya FAMTRIP, kami ingin memastikan bahwa setiap destinasi memiliki kesempatan untuk dikenal lebih luas. Promosi ini harus konsisten agar informasi tetap segar di benak wisatawan,” pungkas Baihaqi.
Melalui pendekatan berbasis data dan fokus yang strategis, FAMTRIP diharapkan mampu menjaga keberlanjutan sektor pariwisata di Kalimantan Timur serta menjadikan daerah ini salah satu tujuan utama wisatawan domestik dan mancanegara.
Penulis Frida editor eka mandiri


















Users Today : 881
Total Users : 1332734
Views Today : 2732
Total views : 6462365