Ket Foto: Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud bersama Wakil Gubernur Seno Aji, Sekda Sri Wahyuni, dan jajaran OPD meninjau kondisi Jembatan Mahakam Ulu (Mahulu) di Samarinda, Selasa (21/7/2026).
Infobenua.com Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mempercepat pembenahan Jembatan Mahakam Ulu (Mahulu) untuk memastikan keamanan pengguna jalan sekaligus menjaga kelancaran distribusi barang dan jasa yang menjadi penopang aktivitas ekonomi Kota Samarinda.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui peninjauan langsung yang dilakukan Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud bersama Wakil Gubernur Seno Aji, Sekretaris Daerah Sri Wahyuni, dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah, Selasa (21/7/2026).
Peninjauan dilakukan setelah muncul berbagai masukan dari masyarakat terkait kondisi beberapa fasilitas di jembatan. Pemerintah ingin memastikan setiap laporan yang disampaikan dapat segera ditindaklanjuti agar tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.

Rudy mengatakan, keterlibatan masyarakat dalam memberikan informasi mengenai kondisi infrastruktur sangat membantu pemerintah dalam menentukan langkah penanganan yang harus diprioritaskan.
“Terima kasih kepada seluruh masyarakat Kalimantan Timur yang terus memberikan masukan kepada kami. Informasi dari masyarakat sangat penting karena menjadi dasar bagi pemerintah untuk segera melakukan tindak lanjut terhadap berbagai persoalan yang ditemukan di lapangan,” ujarnya.
Menurut Rudy, beberapa pekerjaan perbaikan sebenarnya sudah mulai dilakukan sebelum kunjungan lapangan berlangsung. Salah satu fokus utama adalah pembenahan sambungan jalan yang selama ini banyak dikeluhkan pengguna kendaraan karena mengurangi kenyamanan saat melintas.
Selain itu, fasilitas penerangan juga menjadi perhatian pemerintah daerah. Lampu jalan yang tidak berfungsi akan diperbaiki agar keamanan pengguna jembatan, terutama pada malam hari, dapat lebih terjamin.
“Dinas PUPR bersama UPTD telah bergerak cepat melakukan perbaikan awal. Penanganan difokuskan pada sambungan jalan dan sejumlah fasilitas pendukung yang selama ini menjadi keluhan masyarakat,” kata Rudy.
Dari hasil pemantauan di lapangan, aktivitas kendaraan di Jembatan Mahulu terlihat cukup padat. Berbagai kendaraan logistik seperti truk kontainer, angkutan bahan bakar minyak, hingga kendaraan pengangkut kebutuhan pokok terus melintasi jembatan tersebut sepanjang hari.
Kondisi itu menunjukkan bahwa Mahulu memiliki peran strategis sebagai salah satu jalur utama distribusi barang dan jasa di Samarinda. Karena itu, keberadaan jembatan harus dijaga agar tidak menghambat aktivitas ekonomi masyarakat.
“Mahulu merupakan salah satu urat nadi distribusi barang dan jasa di Samarinda. Banyak kendaraan logistik, pengangkut bahan bakar, LPG hingga kontainer yang setiap hari melintas, sehingga kondisi jembatan harus tetap terpelihara dengan baik,” tegasnya.
Untuk mendukung pengawasan, Pemprov Kaltim juga menyiapkan pemasangan kamera pengawas atau CCTV di sejumlah titik strategis. Sistem tersebut diharapkan mampu membantu memonitor kondisi jembatan secara berkala sekaligus mencegah kerusakan fasilitas akibat ulah pihak yang tidak bertanggung jawab.
Pemerintah daerah juga berencana melakukan pemeliharaan rutin terhadap berbagai fasilitas pendukung, termasuk pengecatan dan penataan area jembatan. Langkah tersebut dinilai penting agar infrastruktur tetap berada dalam kondisi baik dan dapat memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat dalam jangka panjang.
Melalui pembenahan yang dilakukan secara bertahap, Pemprov Kaltim berharap Jembatan Mahulu semakin aman, nyaman, dan mampu mendukung kelancaran mobilitas masyarakat maupun distribusi logistik yang menjadi salah satu penggerak utama perekonomian daerah.
Penulis Nisnun Editor Eka Mandiri



















Users Today : 1694
Total Users : 1383576
Views Today : 3751
Total views : 6663239