InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Jembatan Dondang Ditabrak Lagi, Hasan: Kedua Kalinya Jauh Lebih Parah

by Eka Mandiri
Selasa, 9 Maret 2021, 23:15
in Berita Foto, Kaltim, Politik
Bagikan

INFOBENUA, SAMARINDA – Sudah dua kali, jembatan dondang ditabrak oleh ponton batubara yang melewati jembatan tersebut.

Disampaikan oleh Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kaltim Hasanudin Mas’ud. Kejadian pertama pada bulan November, dan Maret ini, kedua kalinya kapal pembawa batu bara tersebut menabrak jembatan dondang. Mengakibatkan kerusakan parah dipilar 12, dengan 3 inci yang rusak.

“Parah sekali kerusakannya, apalagi yang ditabrak itu pilar yang tidak punya pengaman. Sehingga kerusakan yang dialami sangat parah,” ujarnya kepada awak media, Senin (8/3/2021).

Kemudian Hasan mengatakan bahwa pembahasan hari ini berkaitan dengan perbaikan jembatan, untuk pelaku yang menabrak itu, tentunya harus bertanggung jawab. Namun belum tau berapa nilai kerusakan, hal ini juga harus di berikan sanksi tegas sebagai pelajaran.

“Sanksi yang diberikan tentunya untuk memberikan efek jera. Karena hal ini telah terjadi tidak hanya satu dua di kali, melainkan berkali-kali. Sehingga kita mintakan  SOP nya diperketat maka kita hadirkan Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP)  lembaga  sebagai regulator dan operator yg melakukan pemanduan dan penundaan selama ini  dijembatan dondang.  PT ADB  (Anugrah Dondang Bersaudara),” ucapnya

Menurut Hasan, pembahasan lainnya yang lebih menarik adalah kita akan mengasuransikan kecelakaan yang terjadi. Hal ini disebabkan karna jika terjadi penabrakan lagi. Maka pemilik oner kapal sudah memiliki jaminan, kalau sampai terjadi lagi.

“Sehingga tanggung jawab dia menjadi ganda, maka salah satu solusinya adalah mengasuransikan setiap insiden yg terjadi. Juga biayanya tidak besar mungkin sekitar satu sampai dua Milyar,” tuturnya

Ditambahknnya, setiap kapal lewat maka harus bayar.  Asis tunda sekaligus asuransi. Sehingga jaminan atau tanggungjawab dari perusahaan adalah asuransi tersebut.

“Perusahaan dan pemerintah juga sudah mengusahakan pencegahan seperti adanya lampu rambu-rambu, tapi memang kejadian ini tentunya membuat putusnya tali setelah melewati jembatan. Mungkin karena cuaca dan sebagainya akhirnya putus dan tidak ada yg jaga,” imbuhnya

Ia juga menegaskan bahwa perkiraan anggaran penabrakan pertama saja sekitar satu milyar itu pun tidak terlalu parah ,tapi yang kedua ini lebih parah, sehingga  berkemungkinan akan memanggil konsultan dari universitas  ITB, dan saya tidak tau nilainya berapa, jadi tanya saja dengan PUPR.

Dikonfirmasi Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kaltim, A.F.F Sembiring bahwa masih lemah dalam pencegahan, dalam artian kita masih melihat sebuah kasus itu sebagai suatu bencana terus terusan.

“Masalah ganti rugi, masih belum tau. Karena masih dalam perhitungan, kalau sebelumnya saja satu milyar, apalagi saat ini dengan kerusakan yang jauh lebih berat dari pada yg lalu,” jelasnya

Saya belum tau angkanya berapa, tapi kalau diliat secara kasat mata ini jelas lebih parah kerusakannya dari pada sebelumnya

Wartawan: DC

Editor: Redaksi

Views Count: 1

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Infobenua.com TVChannel

Statistik Pengunjung

1521632
Users Today : 531
Total Users : 1521632
Views Today : 1348
Total views : 6962696
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Copyright © 2017-2025 InfoBenua.com