Infobenua.com.Samarinda – Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, menegaskan perlunya langkah cepat dan terobosan nyata dalam pengembangan UMKM di Kota Samarinda.
Hal itu disampaikan dalam rapat gabungan bersama Dinas Perindustrian, Koperasi, dan UMKM Kota Samarinda
Iswandi mengungkapkan, salah satu tantangan utama yang harus segera diatasi adalah ketiadaan rumah kemasan di Samarinda.
Menurutnya, keberadaan fasilitas ini sangat penting untuk meningkatkan nilai tambah produk UMKM melalui kemasan yang menarik dan profesional.
“Samarinda belum punya rumah kemasan, padahal investasi untuk itu tidak besar. Ini wajib segera diwujudkan supaya produk UMKM kita bisa bersaing, khususnya dari segi packaging,” tegasnya.
Selain itu, ia juga menyoroti belum adanya galeri terpadu atau “one stop” center yang menampilkan produk khas Samarinda. Kondisi ini dinilai merepotkan ketika tamu atau investor datang, karena harus berkeliling mencari produk UMKM.
“Kita butuh satu tempat terpadu yang bisa jadi etalase produk UMKM khas Samarinda. Ini akan memudahkan promosi sekaligus meningkatkan minat pembeli,” tambahnya.
Iswandi juga menyinggung pentingnya pembentukan creative hub sebagai pusat inovasi dan pengembangan UMKM yang dapat mempercepat pertumbuhan sektor ini di era digital.
Masalah legalitas pelaku UMKM juga menjadi perhatian penting. Ia menjelaskan bahwa lebih dari 50% UMKM di Samarinda belum berbadan hukum, sehingga mereka kesulitan mendapatkan dukungan dan program pembinaan dari pemerintah.
“Kami dorong agar ada program khusus untuk memfasilitasi UMKM agar berbadan hukum. Komisi II DPRD siap mendukung dari sisi anggaran dan regulasi agar pelaku UMKM bisa mendapatkan perlindungan dan pembinaan maksimal,” ujarnya.
Iswandi berharap Dinas Perindustrian, Koperasi, dan UMKM bisa lebih proaktif dalam menyusun program dan skema pendampingan yang efektif demi kemajuan UMKM Samarinda.
penulis Dani editor redaksi



















Users Today : 244
Total Users : 1291835
Views Today : 746
Total views : 6350617