Keterangan foto,Kabid Bina Marga Dinas PU Kukar ,Linda Juniarti
Infobenua.com, Kukar – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus berpacu dengan waktu dalam mengejar target besar penyelenggaraan jalan tahun 2025.
Sesuai dengan Rencana Strategis (Renstra) yang telah ditetapkan, dinas ini menargetkan kondisi jalan kabupaten dalam keadaan mantap sebesar 65,73 persen. Saat ini, capaian tersebut baru menyentuh angka 63 persen, namun Dinas PU tetap yakin target itu dapat diraih hingga akhir tahun.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PU Kukar, Linda Juniarti, menyampaikan bahwa angka tersebut bukan sekadar angka di atas kertas. Ia menyebutnya sebagai cerminan dari kualitas infrastruktur yang sedang dibangun secara bertahap dan terukur.
Linda menyadari bahwa pekerjaan ini bukan perkara mudah. Dibutuhkan konsistensi perencanaan, eksekusi teknis yang matang, serta koordinasi lintas sektor yang berjalan efektif di lapangan.
“Kalau untuk target kita ya program penyelenggaraan jalan itu sesuai Renstra PU tahun di tahun 2025 ini target kita 65,73 persen. Nah, sekarang posisi kita baru mencapai 63 persen,” ungkapnya, di Kantor Dinas PU Kukar, Senin (2/6/2025).
Untuk mendongkrak pencapaian target tersebut, Linda menjelaskan bahwa Dinas PU Kukar telah menetapkan delapan titik proyek infrastruktur jalan dan jembatan yang akan digarap sepanjang tahun 2025. Titik-titik ini bukan hanya dipilih berdasarkan urgensi fisik, tetapi juga memperhitungkan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Salah satunya adalah pembangunan jembatan baru, yang akan berdiri di samping Jembatan Besi. Proyek ini diharapkan dapat mengurai beban lalu lintas yang semakin padat dan memberikan jalur alternatif bagi kendaraan berat. Selanjutnya, Dinas PU juga akan melanjutkan pekerjaan pelebaran Jalan Ahmad Yani, yang merupakan jalur vital menuju pusat kota.
Pelebaran jalan juga akan dilakukan di Jalan Muso Bin Salim, sebagai respons atas kepadatan lalu lintas yang meningkat akibat pertumbuhan pemukiman baru. Di sisi lain, proyek lanjutan pelebaran Jalan Monumen akan diteruskan sebagai bagian dari pembangunan infrastruktur berkelanjutan di kawasan strategis Tenggarong.
Empat titik tambahan lainnya tersebar di berbagai kecamatan dan tengah dalam tahap finalisasi perencanaan teknis.
“Kita tidak hanya mengejar pembangunan di pusat kota saja, tapi juga merata hingga ke pinggiran dan kawasan strategis lainnya,” tegas Linda.
Di balik semua perencanaan pembangunan fisik tersebut, Dinas PU Kukar juga mulai menerapkan pendekatan yang lebih modern dan strategis. Pemanfaatan teknologi digital, pengawasan drone, dan sistem pelaporan harian kini diterapkan secara intensif. Langkah ini diambil untuk meminimalkan deviasi di lapangan dan menjaga kualitas pekerjaan tetap pada standar terbaik.
Linda menegaskan bahwa dalam menjalankan proyek-proyek tersebut, pihaknya tidak hanya fokus pada kuantitas capaian, tetapi lebih mengedepankan kualitas hasil pekerjaan. Menurutnya, proyek jalan dan jembatan bukan hanya urusan hari ini, melainkan juga menyangkut keberlangsungan dan manfaat jangka panjang.
Ia menolak pendekatan pembangunan yang hanya berorientasi pada penyelesaian cepat tanpa mempertimbangkan daya tahan infrastruktur.
“Pekerjaan besar ini adalah bentuk nyata komitmen kami untuk membangun konektivitas yang lebih baik, membuka akses ekonomi, dan memberi kenyamanan bagi semua warga. Ini bukan sekadar infrastruktur, tapi investasi jangka panjang untuk Kukar yang lebih maju,” pungkasnya.(ADV)
Penulis Lisa editor Eka mandiri







Users Today : 861
Total Users : 1545591
Views Today : 2039
Total views : 7014478