InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Inflasi Kalimantan Timur November 2024 Tercatat 1,54 Persen, Berau Alami Kenaikan Tertinggi

by Eka Mandiri
Senin, 2 Desember 2024, 18:43
in Advertorial, Diskominfo kaltim, Kaltim
Bagikan

Infobenua.com.SAMARINDA – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Timur melaporkan inflasi year-on-year (y-on-y) di November 2024 mencapai 1,54 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 106,60. Angka ini menunjukkan tren penurunan dibandingkan Oktober 2024 yang mencatat inflasi sebesar 1,75 persen.

Kepala BPS Kaltim, Yusniar Juliana, mengungkapkan bahwa inflasi November 2024 terutama didorong oleh kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau yang mengalami kenaikan 2,40 persen, serta kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 2,23 persen.

“Kelompok kesehatan mencatat kenaikan tertinggi sebesar 5,27 persen, disusul kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya yang naik 5,96 persen,” jelasnya, Senin (2/12/2024).

Namun, beberapa kelompok pengeluaran justru mengalami penurunan indeks, seperti perlengkapan rumah tangga (-0,32 persen), transportasi (-1,05 persen), serta informasi, komunikasi, dan jasa keuangan (-0,56 persen).

Dari cakupan wilayah, inflasi tertinggi secara y-on-y terjadi di Kabupaten Berau sebesar 3,14 persen, diikuti Samarinda 1,51 persen, Balikpapan 1,19 persen, dan terendah di Penajam Paser Utara sebesar 0,90 persen dengan IHK 106,02.

Sementara itu, inflasi month-to-month (m-to-m) tercatat sebesar 0,08 persen pada November 2024. Secara year-to-date (y-to-d), inflasi hingga November 2024 mencapai 1,16 persen.

“Penurunan inflasi dari bulan sebelumnya mengindikasikan stabilitas harga, namun perlu terus diantisipasi khususnya di sektor konsumsi pangan dan jasa yang memiliki kontribusi besar terhadap inflasi,” pungkas Yusniar.

Penulis Frida editor eka mandiri

Views Count: 9

Infobenua.com TVChannel

Statistik Pengunjung

1554848
Users Today : 1672
Total Users : 1554848
Views Today : 3639
Total views : 7039086
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Copyright © 2017-2025 InfoBenua.com